JAKARTA | Sentrapos.co.id – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, mendesak pemerintah segera mempercepat perbaikan jalan berlubang di berbagai wilayah menjelang arus mudik Lebaran 2026. Perbaikan tersebut dinilai krusial, terutama pada ruas jalan arteri yang selama ini menjadi jalur utama kendaraan berat dan dilalui jutaan pemudik setiap tahun.
Huda menegaskan, berbagai catatan evaluasi dari penyelenggaraan mudik Lebaran tahun sebelumnya harus menjadi acuan utama pemerintah dalam meningkatkan kesiapan infrastruktur jalan tahun ini.
“Kita ingin semua yang menjadi evaluasi Lebaran tahun yang lalu itu menjadi baseline untuk memastikan mana yang masih kurang dan persiapan apa yang perlu ditingkatkan. Kami minta semuanya dilaksanakan dengan semaksimal mungkin,” kata Syaiful Huda di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, salah satu masalah yang kerap muncul menjelang arus mudik adalah kondisi jalan arteri yang rusak akibat tingginya intensitas kendaraan berat, terutama truk logistik.
Ia meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera melakukan langkah antisipatif agar kerusakan jalan tidak mengganggu kelancaran perjalanan pemudik.
“Di PU misalnya, kami minta jalan arteri yang berlubang-lubang karena selalu dilewati truk-truk besar, betul-betul diantisipasi dan segera diperbaiki,” tegasnya.
Komisi V DPR RI, lanjut Huda, juga akan melakukan pengawasan langsung terhadap progres perbaikan infrastruktur menjelang masa mudik. DPR berencana memanggil kementerian terkait setelah masa sidang kembali dimulai pada 9 Maret 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pemerintah dalam memperbaiki kerusakan jalan yang berpotensi mengganggu kelancaran arus mudik.
“Kami nanti setelah masuk masa sidang tanggal 9 Maret akan mengundang kementerian terkait untuk mengecek sudah sampai berapa persen perbaikan jalan berlubang yang akan dilalui arus mudik,” ujarnya.
Selain persoalan infrastruktur jalan, Huda juga menyoroti pentingnya optimalisasi program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah. Program tersebut dinilai dapat membantu masyarakat mengurangi beban biaya perjalanan sekaligus menekan kepadatan lalu lintas.
Ia juga meminta Kementerian Perhubungan memastikan ketersediaan tiket transportasi dengan harga yang lebih terjangkau, khususnya tiket pesawat yang kerap melonjak menjelang musim mudik.
“Termasuk kepada Kementerian Perhubungan kita minta betul fasilitasi tiket yang tidak mahal atau ada pengurangan harga tiket, terutama untuk pesawat,” pungkasnya.
DPR berharap berbagai langkah tersebut dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik Lebaran 2026, sekaligus meminimalkan potensi kecelakaan akibat kondisi infrastruktur jalan yang tidak layak. (*)




















