Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
NASIONALPERISTIWASOSIAL POLITIK

DPR Dorong PBB Usut Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Sukamta Tekankan Akuntabilitas Israel

36
×

DPR Dorong PBB Usut Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Sukamta Tekankan Akuntabilitas Israel

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menegaskan dukungannya terhadap langkah Pemerintah untuk mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa melakukan investigasi menyeluruh atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon. Ia menekankan pentingnya pertanggungjawaban Israel atas insiden tersebut.

“PBB harus bertanggung jawab, termasuk dengan mendesak Israel tanggung jawab atas perbuatan mereka yang membuat 3 prajurit Indonesia gugur. Pemerintah perlu mendorong PBB untuk tegas,” ujar Sukamta, Selasa (7/4).

Ketiga prajurit yang gugur dalam tugas di bawah bendera United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) adalah Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon. Jenazah telah dilepas oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (4/4).

Sukamta menilai insiden ini bukan sekadar masalah keamanan, tetapi terkait kredibilitas perlindungan pasukan penjaga perdamaian dan tanggung jawab komunitas global. Ia menekankan investigasi tidak boleh berhenti pada pernyataan diplomatik semata, tetapi harus menghasilkan fakta dan akuntabilitas yang jelas.

“Insiden yang terus berulang ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kita juga meminta TNI dan Pemerintah memastikan keselamatan prajurit yang terluka,” tambah Sukamta.

Selain itu, politisi PKS ini menekankan perlunya evaluasi internal terhadap sistem perlindungan personel Indonesia di wilayah konflik aktif, tanpa mengurangi komitmen Indonesia terhadap misi perdamaian.

“Evaluasi diperlukan untuk memastikan setiap penugasan memiliki pembaruan mitigasi risiko sesuai eskalasi lapangan,” jelasnya.

Komisi I DPR akan terus memantau perkembangan investigasi, langkah diplomasi Pemerintah, serta memastikan perlindungan maksimal bagi prajurit Indonesia dalam misi internasional. Sukamta menekankan, negara harus hadir penuh dalam memberikan respons terhadap pengorbanan personel TNI di forum internasional.

“Yang harus dijaga bukan hanya penghormatan terhadap pengabdian prajurit yang gugur, tetapi juga kepastian bahwa negara hadir secara penuh dalam memastikan setiap pengorbanan personel Indonesia mendapat respons setara dengan nilai tanggung jawab yang mereka emban,” pungkasnya. (*)


Poin Utama Berita

  • DPR dukung Pemerintah dorong PBB investigasi gugurnya 3 prajurit TNI di Lebanon
  • Sukamta tekankan akuntabilitas Israel atas insiden yang menewaskan Mayor Inf Zulmi, Serka Sertu Nur Ikhwan, dan Kopda Farizal
  • Insiden dianggap sebagai persoalan serius terkait perlindungan pasukan perdamaian internasional
  • Investigasi harus transparan, independen, dan menghasilkan akuntabilitas, tidak sekadar diplomasi
  • Evaluasi internal sistem perlindungan prajurit Indonesia diperlukan sesuai eskalasi konflik
  • Komisi I DPR pastikan keselamatan pasukan dan konsistensi mandat perdamaian PBB