DPRD Situbondo Desak Pemkab Segera Distribusikan 38 Ambulans Desa Pengadaan 2025 - Sentra Pos

DPRD Situbondo Desak Pemkab Segera Distribusikan 38 Ambulans Desa Pengadaan 2025

Situbondo | Sentrapos.co.idDPRD Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, meminta Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk segera mendistribusikan mobil ambulans program Satu Desa Satu Ambulans yang diadakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Pada APBD 2025, Pemkab Situbondo telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp13,3 miliar untuk pengadaan tahap pertama sebanyak 38 unit mobil ambulans. Kendaraan tersebut direncanakan disebar ke desa-desa guna meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Ketua DPRD Kabupaten Situbondo Mahbub Junaidi menilai keterlambatan distribusi ambulans menjadi catatan penting bagi legislatif. Pasalnya, hingga kini puluhan unit ambulans tersebut belum dimanfaatkan masyarakat.

“Belum didistribusikannya 38 unit mobil ambulans pengadaan 2025 ini menjadi catatan kami, karena sampai sekarang belum disalurkan ke desa,” ujar Mahbub, Selasa.

Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu segera menyalurkan ambulans tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama warga di pelosok desa yang membutuhkan layanan kesehatan darurat.

Selain itu, Mahbub juga menyarankan agar pendistribusian tahap pertama dapat diprioritaskan bagi desa-desa yang taat membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebagai bentuk apresiasi terhadap kepatuhan pajak.

“Kami menyumbang pendapat, desa penerima ambulans tahap pertama ini sebaiknya diberikan kepada desa-desa yang taat pajak,” tuturnya.

Lebih lanjut, Mahbub mengungkapkan bahwa pada Tahun Anggaran 2026, Pemkab Situbondo kembali mengalokasikan anggaran sekitar Rp7 miliar untuk pengadaan tahap kedua sebanyak 20 unit mobil ambulans.

Ia juga mendorong agar sebagian ambulans yang akan dibeli memiliki spesifikasi khusus, sehingga mampu menjangkau wilayah dengan kondisi geografis sulit, seperti daerah pegunungan.

“Kami menyarankan agar pengadaan ambulans ke depan dilengkapi dengan kendaraan berspesifikasi khusus, agar layanan kesehatan benar-benar menjangkau desa-desa terpencil dan wilayah pegunungan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Sandy Hendrayono, menjelaskan bahwa 38 unit ambulans tersebut belum didistribusikan karena masih dalam proses pengecekan fisik kendaraan dan pencocokan dokumen.

“Kemungkinan dalam satu pekan ini akan kami distribusikan ke desa-desa. Selama ini kami masih menunggu kelengkapan dokumen kendaraan seperti STNK, BPKB, dan pelat nomor,” jelas Sandy.

Ia menambahkan, pemerintah daerah telah menetapkan sebagian desa penerima ambulans, sementara sisanya masih menunggu hasil rapat koordinasi lintas sektor.

“Nantinya mobil ambulans ini akan disiagakan di puskesmas pembantu (pustu) di desa-desa sebagai unit pelayanan kesehatan yang merupakan perpanjangan tangan dari puskesmas induk,” pungkasnya.

Program Satu Desa Satu Ambulans diharapkan mampu mempercepat penanganan medis darurat dan memperkuat layanan kesehatan dasar bagi masyarakat Situbondo, khususnya di wilayah pedesaan. (*)