BAGHDAD | Sentrapos.co.id – Situasi keamanan di Irak kembali memanas setelah sebuah serangan drone menghantam Hotel Al Rasheed di kawasan Zona Hijau Baghdad, Senin (16/3/2026). Hotel tersebut dikenal sebagai tempat menginap para diplomat asing, termasuk dari Amerika Serikat.
Kementerian Dalam Negeri Irak mengonfirmasi bahwa sebuah proyektil jatuh tepat di atap hotel, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
“Sebuah proyektil jatuh di atap Hotel Al Rasheed. Tidak ada korban jiwa atau kerusakan pada bangunan lain,” demikian pernyataan resmi Kemendagri Irak.
Setelah penyelidikan awal, otoritas Irak memastikan proyektil tersebut merupakan drone, meski asal dan pihak yang bertanggung jawab masih didalami.
Api Berkobar di Atap Hotel, Keamanan Diperketat
Sejumlah saksi mata melaporkan melihat kobaran api muncul di bagian atap hotel sesaat setelah ledakan. Aparat keamanan langsung bergerak cepat dengan mengerahkan pasukan dalam jumlah besar ke lokasi.
Tim pemadam kebakaran dan ambulans juga disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan.
Zona Hijau Baghdad sendiri merupakan kawasan super ketat yang menjadi pusat pemerintahan serta lokasi kedutaan besar negara asing, termasuk Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Serangan Terjadi Usai Roket ke Kedubes AS Digagalkan
Insiden ini terjadi hanya beberapa saat setelah pasukan Irak berhasil menggagalkan serangan roket yang mengarah ke Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Pejabat pertahanan Irak menyebut sistem pertahanan udara sukses mencegat empat roket sebelum mencapai target.
“Pasukan Pertahanan Udara berhasil menggagalkan serangan dengan empat roket,” ujar pejabat tersebut.
Terkait Kematian Komandan Milisi
Ketegangan semakin meningkat setelah milisi Khateeb Hizbullah mengumumkan kematian salah satu komandan senior mereka, Abu Ali Al Askari.
Abu Ali diketahui merupakan kepala keamanan sekaligus juru bicara kelompok tersebut. Ia dilaporkan tewas dalam serangan di Baghdad pada Sabtu (14/3/2026).
Peristiwa ini diduga menjadi pemicu meningkatnya eskalasi serangan di wilayah Irak.
Dampak Konflik Regional AS–Israel vs Iran
Irak kini ikut terseret dalam pusaran konflik yang lebih luas antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Sejak akhir Februari, kawasan Timur Tengah terus memanas akibat saling serang antara pihak-pihak tersebut.
Iran sebelumnya melancarkan serangan balasan terhadap target Israel serta aset militer dan diplomatik Amerika Serikat di kawasan, yang diyakini digunakan untuk operasi militer terhadap Iran.
Serangan drone di Baghdad ini semakin memperkuat kekhawatiran akan meluasnya konflik regional yang dapat mengancam stabilitas Timur Tengah. (*)




















