Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HEADLINE NEWS

Erick Thohir Gaspol Persiapan SEA Games 2027 Malaysia, Fokus Logistik dan Target Posisi Dua-Tiga

20
×

Erick Thohir Gaspol Persiapan SEA Games 2027 Malaysia, Fokus Logistik dan Target Posisi Dua-Tiga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, mulai mematangkan persiapan Indonesia menghadapi SEA Games 2027 yang akan digelar di Malaysia.

Langkah awal ditandai dengan pertemuan Erick bersama Duta Besar RI untuk Malaysia, Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo, serta Presiden Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, pada Jumat (20/2/2026).

SEA Games 2027 dijadwalkan berlangsung di empat wilayah Malaysia, yakni Kuala Lumpur, Sarawak, Penang, dan Johor. Dengan lokasi yang tersebar, Erick menilai aspek logistik dan mobilitas atlet menjadi perhatian utama sejak dini.

“Pada SEA Games nanti ada empat wilayah yang menjadi lokasinya. Sehingga beberapa hal perlu dipersiapkan, seperti dari segi logistik dan mobilitas para atlet, juga dukungan dari KBRI yang lebih tahu kondisi di sana,” ujar Erick.

Target Realistis, Persaingan Ketat

Erick menegaskan Indonesia harus mempersiapkan diri secara serius mengingat persaingan di kawasan Asia Tenggara semakin kompetitif. Ia menyebut Thailand dan Vietnam sebagai pesaing utama dalam perebutan posisi papan atas klasemen.

“Artinya kita harus mulai mempersiapkan dengan benar. Persaingan kita nanti dengan Thailand dan Vietnam, yang tentu ingin menempati nomor dua dan tiga. Kita tentu berkompetisi di posisi itu,” tegasnya.

Menurutnya, perencanaan jangka panjang diperlukan agar target prestasi tidak terganggu persoalan teknis maupun pendanaan.

Fokus Ganda: Asian Games dan SEA Games

Selain SEA Games 2027, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga tengah fokus pada persiapan Asian Games yang akan digelar pada September mendatang.

Program pemusatan latihan nasional (pelatnas) telah berjalan, termasuk evaluasi potensi nomor emas yang dinilai berpeluang menyumbang medali bagi Indonesia.

“Fokus kami tahun ini sebenarnya dua, yaitu persiapan Asian Games dan SEA Games. Evaluasi potensi nomor emas sudah hampir selesai,” jelas Erick.

Ia menegaskan, persiapan SEA Games tidak boleh dilakukan secara mendadak atau jangka pendek, terutama terkait pembiayaan dan dukungan teknis.

“SEA Games tinggal satu setengah tahun lagi. Kami tidak mau persiapan terkendala alasan dana karena selalu jangka pendek. Asian Games dan SEA Games menjadi prioritas kami,” tambahnya.

Pemerintah berharap dengan perencanaan matang, koordinasi lintas lembaga, serta dukungan diplomatik melalui KBRI di Malaysia, kontingen Indonesia mampu tampil optimal dan menjaga posisi kompetitif di kawasan Asia Tenggara. (*)

Example 300250