Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
NASIONALPERISTIWA

Eskalasi Konflik Timur Tengah Ganggu Jadwal Umrah, 58.873 Jemaah RI Masih di Arab Saudi

45
×

Eskalasi Konflik Timur Tengah Ganggu Jadwal Umrah, 58.873 Jemaah RI Masih di Arab Saudi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | SENTRAPOS.CO.ID – Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah mulai berdampak pada pelaksanaan ibadah umrah jemaah Indonesia. Sejumlah maskapai dilaporkan mengubah rute hingga menunda penerbangan dari dan menuju Arab Saudi demi alasan keamanan.

Kondisi tersebut memicu ketidakpastian jadwal bagi puluhan ribu jemaah, baik yang saat ini berada di Tanah Suci maupun yang masih menunggu keberangkatan di Indonesia.

58.873 Jemaah Masih di Arab Saudi

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), tercatat sebanyak 58.873 jemaah umrah asal Indonesia masih berada di Arab Saudi.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Puji Raharjo, memastikan pemerintah terus memantau perkembangan situasi secara intensif.

“Kami mengimbau seluruh jemaah umrah agar tidak panik. Tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing untuk memperoleh informasi resmi dan terkini,” ujar Puji dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/2/2026).

Koordinasi dengan KJRI dan KBRI

Kemenhaj menegaskan keselamatan jemaah menjadi prioritas utama. Pemerintah terus berkoordinasi dengan Kantor Urusan Haji (KUH), KJRI Jeddah, serta KBRI Riyadh untuk memastikan setiap perkembangan situasi dapat segera ditindaklanjuti.

“Kemenhaj terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keamanan dan keselamatan jemaah umrah Indonesia tetap menjadi prioritas utama,” tegas Puji.

Imbauan Waspada Hoaks

Pemerintah juga mengimbau keluarga jemaah di Tanah Air agar tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi. Setiap kebijakan terkait perubahan jadwal keberangkatan maupun kepulangan akan disampaikan melalui saluran resmi PPIU atau biro perjalanan masing-masing.

Hingga saat ini, situasi jemaah di Arab Saudi dilaporkan masih kondusif. Namun, dinamika jadwal penerbangan tetap terjadi akibat penutupan atau pengalihan wilayah udara di zona konflik.

Pemerintah memastikan langkah mitigasi akan terus dilakukan demi menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah di tengah ketidakpastian situasi regional. (*)

Example 300250