Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
BIROKRASI & PEMERINTAHANNASIONALPERISTIWA

Pemerintah Evakuasi 22 WNI dari Konflik Timur Tengah, Menko Polkam Tegaskan Perlindungan Maksimal

78
×

Pemerintah Evakuasi 22 WNI dari Konflik Timur Tengah, Menko Polkam Tegaskan Perlindungan Maksimal

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Pemerintah Indonesia memastikan komitmennya dalam memberikan perlindungan maksimal kepada warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah konflik Timur Tengah. Upaya tersebut diwujudkan melalui proses evakuasi tahap pertama yang berhasil memulangkan 22 WNI ke Tanah Air.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menegaskan keselamatan WNI menjadi prioritas utama pemerintah di tengah dinamika konflik internasional yang terjadi di kawasan tersebut.

“Pemerintah memberikan upaya nyata dalam memberikan perlindungan maksimal kepada WNI, sekaligus memastikan keselamatan warga negara tetap menjadi prioritas utama di tengah dinamika konflik internasional,” ujar Djamari dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Rabu.

Evakuasi WNI Dilakukan Secara Bertahap

Kepulangan 22 WNI tersebut merupakan gelombang pertama evakuasi dari kawasan konflik Timur Tengah. Para WNI berhasil kembali ke Indonesia setelah menempuh perjalanan udara dengan jalur transit melalui Baku, Azerbaijan, sebelum akhirnya tiba di Jakarta pada Selasa (10/3).

Pemerintah memastikan proses pemulangan dilakukan secara aman, terkoordinasi, dan terpantau langsung oleh otoritas Indonesia melalui jaringan diplomatik di kawasan tersebut.

Peran Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI

Djamari menjelaskan keberhasilan proses evakuasi tidak terlepas dari kerja intensif Kementerian Luar Negeri RI bersama seluruh perwakilan Republik Indonesia di kawasan Timur Tengah yang terus memantau perkembangan situasi keamanan.

Menurutnya, koordinasi lintas lembaga menjadi faktor kunci dalam memastikan proses repatriasi berjalan lancar tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

“Kami mengapresiasi langkah Kementerian Luar Negeri RI beserta seluruh unsur terkait yang telah bekerja keras memastikan proses evakuasi WNI berjalan aman dan terkoordinasi,” tegasnya.

Pemerintah Tingkatkan Pemantauan Situasi Konflik

Pemerintah juga menegaskan akan terus meningkatkan pemantauan situasi keamanan di Timur Tengah, mengingat dinamika konflik yang masih berlangsung di sejumlah wilayah.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh WNI yang masih berada di kawasan konflik tetap terlindungi dan dapat segera dievakuasi apabila kondisi keamanan semakin memburuk.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau WNI di kawasan tersebut untuk tetap menjalin komunikasi aktif dengan perwakilan Indonesia.

“Pemerintah mengimbau para WNI yang berada di kawasan konflik Timur Tengah untuk terus berkoordinasi dengan perwakilan RI setempat guna memastikan keselamatan dan kelancaran proses repatriasi,” jelas Djamari.

Pemerintah menegaskan akan terus mengoptimalkan diplomasi perlindungan warga negara sebagai bagian dari komitmen negara dalam menjaga keselamatan setiap WNI di luar negeri, terutama di wilayah yang tengah dilanda konflik. (*)

Example 300250