Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
PERISTIWASOSIAL POLITIK

Evaluasi Mudik Lebaran 2026: DPR Apresiasi Penurunan Kecelakaan, Soroti Kemacetan Gilimanuk dan Sinkronisasi Data

27
×

Evaluasi Mudik Lebaran 2026: DPR Apresiasi Penurunan Kecelakaan, Soroti Kemacetan Gilimanuk dan Sinkronisasi Data

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, memimpin rapat kerja bersama sejumlah kementerian dan lembaga untuk mengevaluasi pelaksanaan angkutan mudik dan arus balik Lebaran 2026, Senin (13/4/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, BMKG, Basarnas, Korlantas Polri, serta para operator transportasi.

Dalam pembukaan rapat, Lasarus menyampaikan apresiasi atas kinerja pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan yang dinilai berhasil menurunkan angka kecelakaan selama periode mudik tahun ini.

“Komisi V DPR RI memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder. Penurunan angka kecelakaan menunjukkan koordinasi antarlembaga semakin membaik,” tegas Lasarus.

Meski demikian, ia menyoroti masih adanya perbedaan data antarinstansi, khususnya antara Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri. Hal ini dinilai berpotensi mengganggu akurasi evaluasi kebijakan transportasi nasional.

“Ke depan harus ada satu data yang disepakati bersama agar evaluasi lebih akurat dan terukur,” lanjutnya.

Selain isu data, DPR juga menekankan pentingnya peningkatan keselamatan transportasi, pemeriksaan sarana-prasarana, serta penguatan kampanye budaya tertib berlalu lintas.

Lasarus secara khusus menyoroti kemacetan yang masih terjadi di sejumlah titik krusial, terutama di Pelabuhan Gilimanuk yang dinilai masih menjadi titik rawan saat arus mudik dan balik.

“Kita tidak ingin kemacetan di Gilimanuk terus berulang. Harus ada solusi komprehensif, termasuk penambahan kapasitas dan pengaturan arus penyeberangan,” tegasnya.

Di sisi lain, DPR mengapresiasi penanganan arus mudik di lintasan Pelabuhan MerakPelabuhan Bakauheni yang dinilai jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, memaparkan capaian penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026. Ia menyebut mobilitas masyarakat meningkat signifikan.

Total pergerakan masyarakat tercatat mencapai 298,6 juta perjalanan dengan jumlah pelaku perjalanan 147,55 juta orang atau meningkat 2,53 persen dari proyeksi awal.

“Mobilitas masyarakat pada masa angkutan Lebaran tahun ini lebih tinggi dari yang diperkirakan,” ujar Dudy.

Puncak arus mudik terjadi pada H-3 atau 18 Maret 2026, sedangkan arus balik mencapai puncak pada H+7 atau 28 Maret 2026, dengan dominasi pergerakan di Pulau Jawa.

Dari sisi angkutan umum, jumlah penumpang mencapai 23,73 juta orang atau naik 11,79 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tertinggi terjadi pada angkutan penyeberangan sebesar 17,05 persen.

Kinerja ketepatan waktu juga menunjukkan hasil positif, terutama pada kereta api yang mencapai 98,9 persen. Selain itu, kebijakan rekayasa lalu lintas dinilai mampu menurunkan kepadatan arus mudik hingga 17,94 persen dan arus balik sebesar 10,5 persen.

Program mudik gratis turut memberikan dampak signifikan, dengan 78,57 persen peserta beralih dari kendaraan pribadi dan 92,8 persen mengaku menghemat biaya perjalanan.

Meski capaian dinilai positif, pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah kendala, seperti antrean di rest area dan kemacetan menuju Pelabuhan Gilimanuk.

“Ini menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan pelayanan dan manajemen transportasi ke depan,” jelas Dudy.

Menutup rapat, Lasarus menegaskan bahwa meskipun angka kecelakaan dan fatalitas menurun, upaya peningkatan keselamatan harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kita masih punya pekerjaan rumah untuk menekan angka kecelakaan lebih jauh di masa mendatang,” pungkasnya.

Rapat kerja ini menjadi forum strategis antara DPR dan pemerintah untuk merumuskan langkah perbaikan penyelenggaraan angkutan Lebaran ke depan, termasuk menghadapi periode libur besar berikutnya seperti Natal dan Tahun Baru.


Poin Utama Berita

  • DPR apresiasi penurunan angka kecelakaan mudik Lebaran 2026
  • Mobilitas masyarakat capai 298,6 juta perjalanan
  • Perbedaan data antarinstansi jadi sorotan utama
  • Kemacetan Pelabuhan Gilimanuk masih jadi masalah krusial
  • Arus Merak–Bakauheni dinilai lebih lancar tahun ini
  • Program mudik gratis efektif tekan penggunaan kendaraan pribadi
  • Rekayasa lalu lintas turunkan kepadatan hingga hampir 18%
  • Evaluasi fokus pada keselamatan, integrasi data, dan infrastruktur