Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
SHOWBIZ

Fairuz A. Rafiq Kaget Kakaknya Fadia Arafiq Terjerat OTT KPK: Jika Salah Harus Jalani Konsekuensi

40
×

Fairuz A. Rafiq Kaget Kakaknya Fadia Arafiq Terjerat OTT KPK: Jika Salah Harus Jalani Konsekuensi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DEPOK | Sentrapos.co.id — Artis peran Fairuz A. Rafiq akhirnya buka suara terkait kabar kakaknya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa dini hari, 3 Maret 2026.

Istri Sonny Septian itu mengaku sangat terkejut mendengar kabar tersebut dan menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui persoalan hukum yang tengah menjerat sang kakak.

“Yang pasti, pastinya kaget ya dengan berita ini, karena saya tidak tahu-menahu tentang hal ini,” ujar Fairuz saat ditemui di Depok, Jawa Barat, Selasa (3/3/2026).

Meski demikian, Fairuz menegaskan tetap memberikan dukungan kepada kakaknya sambil menyerahkan seluruh proses kepada mekanisme hukum yang berlaku.

“Apapun itu, saya pasti mendukung. Mau itu salah, ada konsekuensinya silakan dijalani. Kalau tidak benar juga harus mendapatkan keadilan seadil-adilnya,” tegasnya.


Fairuz: Kami Jalani Proses Hukum

Fairuz menjelaskan bahwa dirinya dan sang kakak telah lama memiliki kehidupan rumah tangga masing-masing sehingga tidak selalu mengetahui aktivitas sehari-hari satu sama lain.

Menurutnya, hal tersebut membuat dirinya tidak mengetahui secara detail persoalan yang kini sedang dihadapi oleh Fadia Arafiq.

“Saya punya rumah tangga sendiri, kakak saya juga punya rumah tangga sendiri. Setiap hari kegiatan masing-masing kan berbeda,” jelas Fairuz.

Hingga saat ini, Fairuz juga mengaku belum sempat berkomunikasi dengan pihak keluarga mengenai kasus tersebut dan masih berusaha mencari informasi lebih lanjut.

“Belum ada komunikasi sama sekali, masih kaget, masih mencari tahu kebenarannya seperti apa,” tuturnya.


Apresiasi Sikap Kooperatif Fadia

Dalam kesempatan tersebut, Fairuz juga mengapresiasi sikap kooperatif kakaknya yang mengikuti prosedur hukum saat dimintai keterangan oleh penyidik KPK.

“Saya lihat dia sudah melakukan prosedur hukum dengan baik. Dia datang sendiri untuk dimintai keterangan,” ungkap Fairuz.

Fairuz menambahkan bahwa keluarganya sejak dulu selalu diajarkan untuk bertanggung jawab atas setiap tindakan yang dilakukan.

“Kami keluarga selalu diajarkan, kalau memang salah konsekuensinya harus dijalani. Kalau tidak benar, maka harus mendapatkan keadilan,” ujarnya.

Ia juga memandang peristiwa ini sebagai ujian hidup yang harus dijalani dengan penuh kesabaran.

“Ini semua qadarullah, takdir Allah. Kami hanya bisa menjalani dan berharap semuanya berakhir dengan baik,” kata Fairuz.


Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK

Sebagaimana diketahui, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh tim penindakan KPK pada Selasa dini hari, 3 Maret 2026.

Penangkapan dilakukan di wilayah Semarang, Jawa Tengah, dan turut mengamankan sejumlah pihak lain yang diduga terkait dengan perkara tersebut.

Total sekitar 11 orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Kasus ini diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi berupa suap dalam pengadaan barang dan jasa, khususnya terkait proyek outsourcing di sejumlah dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Sejumlah ruangan di kantor Pemkab Pekalongan, termasuk ruang kerja Bupati, juga telah disegel oleh KPK untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

KPK hingga kini masih terus mendalami perkara tersebut guna mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi tersebut. (*)

Example 300250