SURABAYA | Sentrapos.co.id – Aksi gerombolan gangster bersenjata tajam kembali meresahkan warga Kota Surabaya. Kali ini, sekelompok remaja diduga gangster melakukan penyerangan di Jalan Kupang Krajan I, Kecamatan Sawahan, Surabaya, pada Kamis (12/3/2026) dini hari menjelang waktu sahur.
Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV warga dan videonya viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat belasan remaja membawa celurit, melempari batu, serta menyalakan petasan ke arah permukiman warga.
Seorang warga setempat, Muhammad Junaidi, mengatakan aksi penyerangan terjadi sekitar pukul 01.53 WIB.
“Kejadiannya sekitar pukul 01.53 dini hari. Dari rekaman CCTV terlihat ada anak-anak kampung yang hendak membangunkan sahur, kemudian segerombolan gangster berhenti di depan gapura seperti melakukan provokasi,” ujar Junaidi kepada wartawan.
Gangster Masuk Gang dan Lakukan Penyerangan
Menurut Junaidi, setelah sempat diprovokasi, beberapa pemuda kampung mencoba mengejar para pelaku.
Namun gerombolan tersebut justru masuk ke dalam gang dan melakukan penyerangan hingga ke area Masjid Al Jihad.
“Mereka sempat dikejar oleh anak-anak sini, tapi kemudian malah masuk ke dalam gang dan menyerang sampai ke depan Masjid Al Jihad,” jelasnya.
Aksi para pelaku terekam jelas dalam CCTV milik warga.
Lempar Batu hingga Nyalakan Petasan
Dari rekaman CCTV tersebut, terlihat para pelaku melakukan sejumlah aksi kekerasan, mulai dari melempari batu hingga menyalakan petasan ke arah rumah warga.
“Kalau dilihat dari CCTV, mereka melempar batu. Ada juga yang membawa senjata tajam. Mereka juga menyalakan petasan yang diarahkan ke dalam gang,” kata Junaidi.
Salah satu petasan bahkan dilaporkan mengenai rumah warga. Selain itu, sejumlah fasilitas umum di kawasan tersebut juga mengalami kerusakan.
Beberapa kerusakan yang terjadi antara lain:
-
Plakat Jalan Kupang Krajan I rusak akibat dibacok
-
Rambu jalan di depan gang rusak
-
Hiasan lingkungan kampung rusak terkena lemparan benda keras
Tukang Becak Jadi Korban Lemparan Batu
Meski tidak ada korban luka serius, seorang tukang becak dilaporkan terkena lemparan batu di bagian punggung.
Korban diketahui sedang melintas di kawasan tersebut saat peristiwa terjadi.
“Dia biasanya mengangkut roti untuk dijual. Saat itu dia keluar dan terjebak di tengah keramaian, lalu terkena lemparan batu. Untungnya hanya memar,” kata Junaidi.
Aksi Gangster Disebut Kerap Terjadi
Junaidi mengungkapkan aksi serupa bukan kali pertama terjadi di kawasan tersebut. Warga mengaku sudah beberapa kali menghadapi kejadian serupa.
Namun warga memilih melapor ke aparat karena jumlah pelaku yang banyak.
“Kami tidak berani melawan karena jumlah mereka banyak. Biasanya kami langsung melapor ke polisi atau ke RT,” ujarnya.
Diperkirakan jumlah pelaku dalam kejadian tersebut mencapai sekitar 15 orang.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Setelah kejadian, aparat kepolisian dari Polsek Sawahan bersama personel lainnya datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Petugas juga memeriksa rekaman CCTV milik warga guna mengidentifikasi para pelaku.
“Kami sempat membuka rekaman CCTV bersama petugas dari Polres, Polsek, Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” ujar Junaidi.
Warga berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap identitas para pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Selain itu, warga juga berharap pemerintah dapat membantu pemasangan pintu gerbang keamanan di pintu masuk gang sebagai langkah pencegahan aksi kriminal di wilayah tersebut.
“Kami berharap pelakunya segera ditangkap dan kampung ini bisa lebih aman,” pungkasnya. (*)




















