Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALPERISTIWA

Gegana Polda Jatim Sterilisasi TKP Ledakan Petasan di Ponorogo, Satu Tewas Dua Luka Bakar Serius

54
×

Gegana Polda Jatim Sterilisasi TKP Ledakan Petasan di Ponorogo, Satu Tewas Dua Luka Bakar Serius

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PONOROGO | Sentrapos.co.id – Tim Gegana dari Polda Jawa Timur turun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan sterilisasi lokasi ledakan petasan di RT 02 RW 02 Dukuh Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Senin.

Ledakan yang terjadi pada Minggu (1/3) petang tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka bakar serius.

Ditemukan Unsur Belerang dan Booster

Komandan Detasemen (Danden) Gegana Satbrimob Polda Jatim, Dian Vicky Sandhi, menjelaskan bahwa hasil investigasi sementara menemukan adanya unsur bahan peledak racikan.

“Investigasi sementara yang kami temukan ada unsur belerang dan potas atau booster kelengkeng. Jadi yang dibuat di sini dipastikan jenis low explosive atau black powder,” ujarnya kepada wartawan.

Dari kondisi lokasi dan sisa material ledakan, termasuk kedalaman kawah sekitar lima sentimeter, berat bahan peledak racikan diperkirakan mencapai sekitar lima kilogram. Petugas juga mengamankan selongsong petasan serta sisa booster dari lokasi kejadian.

Sumber Percikan Masih Diselidiki

Terkait penyebab pasti ledakan, Dian menyebut kemungkinan dipicu oleh percikan api. Namun, asal muasal percikan tersebut masih dalam penyelidikan dan menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor).

“Kalau penyebabnya ada percikan api, tetapi dari mana asalnya masih kami selidiki sambil menunggu hasil Labfor,” tegasnya.

Ia menambahkan, bahan-bahan yang digunakan dalam racikan tersebut relatif mudah diperoleh di masyarakat. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan penyalahgunaan apabila tidak diawasi secara ketat.

Catatan Kasus Selama Ramadan

Selama Ramadan, pihak kepolisian mencatat telah menangani satu kasus serupa di Situbondo yang menyebabkan dua korban meninggal dunia. Sepanjang tahun 2025, Tim Gegana Polda Jatim juga menangani 23 kasus ledakan petasan di berbagai wilayah.

Data tersebut menunjukkan tingginya risiko perakitan petasan ilegal yang tidak memenuhi standar keamanan.

Imbauan Tegas Kepolisian

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak membuat atau merakit petasan secara mandiri. Selain melanggar aturan, aktivitas tersebut memiliki risiko tinggi menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.

Sterilisasi dan olah TKP dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi sisa bahan berbahaya yang dapat memicu ledakan susulan serta menjamin keamanan lingkungan sekitar.(*)

Example 300250