Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Gempa M 6,4 Guncang Pacitan, Belasan Rumah Rusak dan Satu Warga Meninggal Dunia

29
×

Gempa M 6,4 Guncang Pacitan, Belasan Rumah Rusak dan Satu Warga Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PACITAN | Sentrapos.co.id – Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) dini hari mengakibatkan belasan rumah warga mengalami kerusakan serta satu orang dilaporkan meninggal dunia.

Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Erwin Andriatmoko, menyampaikan hingga Jumat siang pihaknya mencatat sedikitnya 15 rumah warga terdampak dengan tingkat kerusakan ringan hingga sedang.

“Datanya masih terus bergerak. Kami masih mengumpulkan informasi dari seluruh wilayah kecamatan,” ujar Erwin.

Menurutnya, bangunan yang terdampak mayoritas merupakan rumah warga dengan kategori rusak ringan hingga sedang, dan jumlah tersebut berpotensi bertambah seiring proses pendataan lanjutan di lapangan.

Wilayah yang dilaporkan mengalami dampak gempa meliputi Kecamatan Pacitan, Pringkuku, Kebonagung, Bandar, dan Nawangan.

BPBD Lakukan Pendataan dan Imbau Warga Waspada

BPBD Pacitan terus melakukan pemantauan intensif serta berkoordinasi dengan aparat kewilayahan guna memastikan dampak gempa sekaligus mempercepat proses pendataan.

Erwin juga mengimbau masyarakat untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal, terutama bagian struktur yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Masyarakat kami minta segera melapor ke aparat setempat atau langsung ke Pusdalops BPBD jika ditemukan kerusakan, agar bisa segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Ia meminta warga tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan, serta hanya mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi berwenang.

Satu Warga Meninggal Diduga Akibat Syok

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggono, membenarkan adanya satu korban meninggal dunia akibat peristiwa gempa tersebut.

Korban diketahui bernama Joko Santoso (53), warga Desa Tanjungpuro, Kecamatan Ngadirojo.

“Dampak gempa dini hari tadi, terdapat satu warga yang meninggal dunia,” kata Radite saat dikonfirmasi.

Berdasarkan hasil asesmen petugas di lapangan, korban tidak meninggal akibat tertimpa bangunan, melainkan diduga mengalami syok pascagempa.

“Korban sempat keluar rumah menyelamatkan diri dan masih berbincang dengan tetangga. Namun saat hendak kembali ke rumah, korban tiba-tiba terjatuh,” jelas Radite.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

BMKG: Gempa Tidak Berpotensi Tsunami

Berdasarkan data BMKG, gempa bumi terjadi pada pukul 01.06 WIB, dengan pusat gempa berada di koordinat 8,99 LS dan 111,18 BT, atau sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan, pada kedalaman 10 kilometer.

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Hingga kini, BPBD Pacitan masih melanjutkan pendataan dan pemantauan di seluruh kecamatan terdampak, sembari mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan kerusakan bangunan yang berisiko terhadap keselamatan. *

Example 300250