JAKARTA | Sentrapos.co.id — Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyambut positif kesepakatan gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat, Iran, dan Israel. Ia berharap kesepakatan tersebut menjadi langkah awal menuju perdamaian permanen di tingkat global.
“Kita menyambut baik gencatan senjata ini dan berharap berlanjut menjadi permanen,” ujar Sukamta, Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, stabilitas global hanya dapat terwujud jika seluruh pihak menghentikan agresi dan menahan berbagai bentuk tekanan, baik militer maupun ekonomi.
Gencatan Senjata Harus Disertai Komitmen Nyata
Sukamta menekankan bahwa kesepakatan gencatan senjata tidak cukup hanya di atas kertas. Ia meminta semua pihak berkomitmen untuk tidak menggunakan kekuatan militer maupun tekanan ekonomi dalam konflik.
Namun, ia juga mengingatkan adanya catatan historis terkait pelanggaran gencatan senjata yang kerap terjadi, khususnya oleh Israel dalam konflik kawasan.
“Catatan sebelumnya menunjukkan pelanggaran masih terjadi. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.
Soroti Dampak Konflik di Lebanon
Ia turut menyoroti jatuhnya korban jiwa akibat eskalasi konflik terbaru di Lebanon meski kesepakatan gencatan senjata masih berlangsung.
Menurut Sukamta, hal tersebut menjadi alarm keras bahwa perdamaian di kawasan masih rapuh dan membutuhkan pengawasan ketat dari komunitas internasional.
Peran AS dan Stabilitas Energi Global
Sukamta mendorong pihak-pihak terkait, termasuk Presiden Amerika Serikat, untuk memastikan kepatuhan terhadap kesepakatan tersebut.
Ia menilai konflik global saat ini tidak hanya berbentuk militer, tetapi juga tekanan energi dan ekonomi yang berdampak luas.
Dalam konteks ini, kawasan strategis seperti Selat Hormuz memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas global, khususnya terkait distribusi energi dunia.
Indonesia Dorong Diplomasi Aktif
Sukamta menegaskan Indonesia memiliki kepentingan besar dalam menjaga stabilitas global, mengingat dampaknya terhadap sektor energi dan perdagangan nasional.
Ia mendorong pemerintah Indonesia untuk terus mengedepankan diplomasi aktif melalui forum internasional seperti ASEAN dan OKI.
“Momentum ini harus dimanfaatkan sebagai pintu masuk penyelesaian konflik yang lebih luas,” ujarnya.
Dorong Solusi Adil untuk Palestina
Sukamta juga menegaskan pentingnya mendorong kemerdekaan Palestina sebagai bagian dari solusi damai yang berkeadilan.
Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya memperkuat ketahanan nasional, khususnya di sektor energi dan ekonomi, agar Indonesia tidak rentan terhadap gejolak global.
“Dunia harus bergerak menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)
Poin Utama Berita
- DPR sambut gencatan senjata AS, Iran, dan Israel
- Sukamta harap kesepakatan jadi perdamaian permanen
- Komitmen tanpa agresi militer dan tekanan ekonomi ditekankan
- Israel diingatkan soal potensi pelanggaran gencatan senjata
- Konflik di Lebanon jadi peringatan rapuhnya perdamaian
- Selat Hormuz berperan penting dalam stabilitas energi global
- Indonesia dorong diplomasi aktif lewat ASEAN dan OKI
- Kemerdekaan Palestina dinilai kunci perdamaian berkeadilan
- Ketahanan energi dan ekonomi nasional harus diperkuat

















