Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HEADLINE NEWSINTERNASIONALPERISTIWA

Gencatan Senjata AS-Iran Terganjal, Israel Terus Gempur Lebanon dan Bisa Buat Washington Batalkan Kesepakatan

21
×

Gencatan Senjata AS-Iran Terganjal, Israel Terus Gempur Lebanon dan Bisa Buat Washington Batalkan Kesepakatan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Amerika Serikat dan Iran telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata dua pekan setelah lebih dari sebulan konflik. Namun, Israel diperkirakan akan mendorong AS untuk membatalkan kesepakatan tersebut.

Menurut analisis Al Jazeera, di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Israel memiliki riwayat melanggar gencatan senjata, baik dengan Hamas di Jalur Gaza maupun milisi Hizbullah di Lebanon, dan dapat mempengaruhi kebijakan AS terhadap Iran.

“Israel mendukung keputusan Presiden Trump untuk menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua minggu, dengan syarat Iran segera membuka Selat Hormuz dan menghentikan serangan terhadap AS, Israel, serta negara-negara di kawasan,” ujar pernyataan resmi kantor PM Israel, Rabu (8/4).

Meski gencatan senjata telah disepakati oleh AS dan Iran, Israel terus melancarkan serangan di Lebanon. Kota Tyre menjadi salah satu target, termasuk wilayah dekat rumah sakit, sementara drone Israel tetap beroperasi di sekitar Beirut. Serangan ini menyebabkan pengungsian paksa bagi penduduk di sejumlah wilayah, termasuk Haret Hreik, Ghobeiry Laylaki, Hadath, Burj Al Barajneh, Tawhidat al-Ghadir, dan Shiyah.

“Dengan kerendahan hati yang sebesar-besarnya, Republik Islam Iran dan Amerika Serikat, bersama sekutu-sekutunya, telah sepakat untuk gencatan senjata segera di mana pun, termasuk Lebanon,” ujar Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, selaku mediator.

Namun, Israel menolak keras pengakuan Lebanon termasuk dalam gencatan senjata. Tindakan ini berpotensi menggagalkan kesepakatan dan menimbulkan ketegangan baru di kawasan. Hingga kini, setidaknya delapan orang dilaporkan tewas akibat serangan udara Israel di Kota Sidon, dan sekitar 1,2 juta warga Lebanon terdampak oleh konflik ini.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran internasional, karena gencatan senjata yang baru saja disepakati dapat segera runtuh akibat intervensi Israel, sementara tekanan terhadap AS untuk mengubah sikapnya terhadap Iran kemungkinan akan meningkat dalam waktu dekat. (*)


Poin Utama Berita

  • AS dan Iran sepakat gencatan senjata dua pekan setelah lebih dari sebulan perang.
  • Israel kemungkinan mendorong AS untuk membatalkan kesepakatan gencatan senjata.
  • Israel memiliki riwayat melanggar gencatan senjata dengan Hamas dan Hizbullah.
  • Serangan Israel terus berlangsung di Lebanon, termasuk Tyre dan wilayah sekitar Beirut.
  • Sekitar 1,2 juta warga Lebanon terdampak, delapan tewas di Kota Sidon.
  • Israel menolak memasukkan Lebanon dalam gencatan senjata resmi.
  • PM Pakistan Shehbaz Sharif menegaskan Lebanon termasuk dalam kesepakatan gencatan AS-Iran.