SURABAYA | Sentrapos.co.id – Aksi brutal pembacokan terhadap dua remaja di Jalan Dupak, Bubutan, Surabaya saat malam takbiran Idulfitri 1447 H menggemparkan warga. Polisi bergerak cepat dengan menangkap tiga pelaku, sementara tiga lainnya masih dalam pengejaran dan telah masuk daftar pencarian orang (DPO).
Ketiga pelaku yang berhasil diamankan masing-masing berinisial PRH (20), TFT (18), dan RAB (20). Mereka ditangkap di kawasan Jalan Sentong, Tandes, Surabaya, pada Rabu (25/3/2026) malam.
Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit, sepeda motor yang digunakan saat beraksi, helm, jaket, serta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek Bubutan Polrestabes Surabaya, Kompol Sandi Putra, mengungkapkan sebelum melakukan aksi kekerasan, para pelaku yang diperkirakan berjumlah enam orang sempat berpesta minuman keras di kawasan Jalan Sentong.
“Dalam kondisi terpengaruh miras, mereka berkeliling mencari sasaran. Hingga akhirnya bertemu korban di Jalan Dupak dan langsung melakukan penyerangan,” ujar Sandi, Kamis (26/3/2026).
Aksi tersebut dilakukan secara membabi buta, mengakibatkan dua korban mengalami luka serius. Korban MHI mengalami luka memar di kepala akibat pukulan benda tumpul, sementara korban YD mengalami luka robek sepanjang 10 cm di bagian punggung akibat sabetan senjata tajam.
“Sampai saat ini anggota kami masih di lapangan untuk mengejar pelaku lain yang terlibat,” tegasnya.
Berdasarkan keterangan keluarga korban, insiden bermula saat kedua korban bersama satu saudaranya pulang dari kawasan Surabaya Timur menuju rumah mereka di Jalan Tembok Dukuh, Bubutan.
Namun, saat melintas di Jalan Dupak, mereka dihadang oleh rombongan geng motor yang langsung menyerang tanpa alasan jelas.
“Ditendang motornya, lalu adek saya dibacok di punggung. Yang satu dipukul kayu di kepala dan perut,” ungkap Siti, kakak korban.
Setelah melakukan aksi kekerasan, para pelaku melarikan diri dan bahkan sempat membawa kabur ponsel milik korban dengan kerugian sekitar Rp3 juta.
Kedua korban sempat mendapatkan perawatan medis di IGD RS Surabaya Medical Service dan kini dalam kondisi berangsur membaik.
Pihak keluarga mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam mengungkap kasus ini dan berharap seluruh pelaku segera ditangkap serta diproses hukum secara tegas.
“Kami berharap semua pelaku bisa ditangkap dan dihukum setimpal agar ada efek jera,” ujar Siti.
Kasus ini menjadi peringatan keras terhadap maraknya aksi kekerasan jalanan yang melibatkan remaja, terutama saat momen hari besar keagamaan. (*Tribunnews.com)
Poin Utama
- Aksi pembacokan terjadi saat malam takbiran di Surabaya
- Tiga pelaku berhasil ditangkap, tiga lainnya masih DPO
- Pelaku diduga dalam pengaruh miras saat beraksi
- Dua korban mengalami luka serius akibat senjata tajam dan benda tumpul
- Polisi sita celurit, motor, dan rekaman CCTV
- Pelaku juga merampas ponsel korban
- Keluarga korban apresiasi kinerja cepat polisi




















