JAKARTA | Sentrapos.co.id — Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, secara resmi melepas peserta Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).
Program strategis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat digitalisasi pendidikan sekaligus mengatasi kesenjangan akses belajar di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Sekretariat Negara, program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi di daerah dengan keterbatasan layanan pendidikan.
“Program ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat digitalisasi pembelajaran sekaligus menjembatani kesenjangan akses pendidikan, khususnya di wilayah 3T,” demikian keterangan resmi pemerintah.
Transformasi Digital Jadi Kebutuhan
Dalam arahannya, Gibran menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak dalam dunia pendidikan modern.
“Transformasi digital harus diiringi peningkatan kapasitas SDM agar mampu meningkatkan produktivitas dan membuka peluang ekonomi baru,” tegas Gibran.
Mantan Wali Kota Solo tersebut juga menekankan bahwa digitalisasi pendidikan tidak hanya soal teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir dalam proses belajar-mengajar.
150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Daerah 3T
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Sebanyak 150 alumni LPDP akan diterjunkan ke 150 sekolah dasar di sejumlah wilayah 3T, antara lain:
- Sumedang
- Kupang
- Halmahera Utara
- Merauke
Selama tiga bulan, para peserta akan mendampingi guru dalam:
- Pemanfaatan teknologi pembelajaran
- Penguatan sistem belajar digital
- Peningkatan kapasitas tenaga pendidik
Dorong Pemerataan Pendidikan Nasional
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan kualitas pendidikan nasional, khususnya di daerah yang selama ini mengalami keterbatasan akses.
Program Pejuang Digital juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam menciptakan ekosistem pendidikan berbasis teknologi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Digitalisasi pendidikan bukan sekadar adopsi teknologi, tetapi transformasi cara belajar untuk masa depan,” menjadi pesan kunci dalam program ini. (*)
Poin Utama Berita
- Gibran melepas 150 peserta Pejuang Digital di Istana Wapres
- Program fokus percepatan digitalisasi pendidikan di daerah 3T
- 150 alumni LPDP ditempatkan di 150 sekolah dasar
- Lokasi mencakup Sumedang, Kupang, Halmahera Utara, dan Merauke
- Peserta mendampingi guru dalam pembelajaran berbasis teknologi
- Digitalisasi pendidikan dinilai sebagai kebutuhan, bukan pilihan
- Program dorong pemerataan kualitas pendidikan nasional

















