JAKARTA | Sentrapos.co.id – Masyarakat yang berencana melakukan perjalanan pada periode pasca-Lebaran 2026 (H+2) masih memiliki peluang untuk mendapatkan tiket kereta api.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta melaporkan bahwa ketersediaan kursi untuk Kereta Api (KA) Jarak Jauh masih cukup tersedia hingga awal April 2026.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa untuk periode keberangkatan 23 Maret hingga 1 April 2026, masih tersedia 276.487 kursi.
“Untuk keberangkatan 23 Maret – 1 April 2026 atau pasca-Lebaran, masih tersedia 276.487 seat,” ujar Franoto, Senin (23/3/2026).
Rincian Kursi Berdasarkan Kelas
KAI juga merinci ketersediaan tiket berdasarkan kelas layanan guna memudahkan masyarakat memilih sesuai kebutuhan dan anggaran perjalanan.
1. Kelas Eksekutif
Dari total kapasitas 513.878 kursi, saat ini masih tersedia 172.741 kursi.
2. Kelas Ekonomi Komersial
Untuk kelas ekonomi nonsubsidi, dari total 461.606 kursi, masih tersedia 87.369 kursi.
3. Kelas Ekonomi PSO (Subsidi)
Kelas ekonomi bersubsidi menjadi yang paling diminati. Dari total 108.139 kursi, kini hanya tersisa 16.377 kursi.
Kelas ekonomi PSO menjadi yang paling cepat habis karena tarifnya lebih terjangkau bagi masyarakat.
Penumpang Diminta Segera Pesan Tiket
KAI mengingatkan bahwa ketersediaan tiket bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu, terutama pada masa arus balik Lebaran.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk segera melakukan pemesanan melalui aplikasi resmi Access by KAI, situs resmi KAI, atau kanal penjualan terpercaya lainnya.
“Kami menyarankan masyarakat untuk mengecek secara berkala ketersediaan tiket di aplikasi Access by KAI maupun situs resmi,” tegas Franoto.
Momentum Arus Balik Mulai Meningkat
Ketersediaan tiket yang masih cukup banyak ini menunjukkan bahwa pergerakan arus balik Lebaran 2026 mulai meningkat secara bertahap.
Namun, lonjakan permintaan diprediksi akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan, seiring berakhirnya masa libur panjang Lebaran.
Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal guna menghindari kehabisan tiket, terutama pada rute favorit. (*)




















