Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
NASIONAL

Hari Keenam Pencarian, Tim SAR Temukan Enam Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

38
×

Hari Keenam Pencarian, Tim SAR Temukan Enam Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SENTRAPOS.CO.ID, MAROS – Tim SAR gabungan kembali mencatat perkembangan signifikan dalam operasi pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Memasuki hari keenam pencarian, sebanyak enam jenazah korban berhasil ditemukan pada Kamis, 22 Januari 2026.

Penemuan enam jenazah tersebut dilaporkan pada pagi hari oleh tim SAR yang melakukan penyisiran di sektor selatan Gunung Bulusaraung. Seluruh jenazah ditemukan tersebar dalam radius sekitar 50 meter dari titik penemuan awal, dengan posisi berada sekitar 250 meter di bawah puncak gunung.

Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, mengungkapkan bahwa seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia hingga laporan terakhir pada pukul 10.46 WITA.

“Tim melaporkan sampai pukul 10.46 WITA, telah ditemukan enam jenazah di lokasi yang sama dengan penemuan korban sebelumnya,” ujar Dody.

Ia menjelaskan, medan di sekitar lokasi penemuan sangat terjal, ekstrem, dan didominasi jurang, sehingga proses evakuasi membutuhkan metode khusus. Tim SAR gabungan kembali menerapkan teknik vertical rescue menggunakan metode jet ring, sebagaimana yang digunakan pada proses evakuasi korban sebelumnya.

Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi temuan menuju puncak gunung, seluruh jenazah akan dibawa ke posko operasi SAR. Selanjutnya, jenazah diterbangkan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

“Setelah diangkat ke puncak, jenazah akan dibawa ke posko. Selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi,” kata Dody.

Dody menambahkan, kondisi jenazah yang telah berada di lokasi selama enam hari mengalami pembengkakan, sehingga proses identifikasi di lapangan tidak memungkinkan dilakukan secara maksimal.

Dengan penemuan enam jenazah tersebut, total korban yang berhasil ditemukan hingga hari keenam pencarian mencapai delapan orang. Sebelumnya, dua jenazah yang ditemukan lebih awal—masing-masing berjenis kelamin pria dan wanita—telah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI Mabes Polri.

Untuk proses evakuasi lanjutan, tim SAR gabungan akan menyesuaikan dengan kondisi cuaca. Jika cuaca memungkinkan, evakuasi akan dilakukan menggunakan helikopter dari area lapangan Desa Tompobulu. Namun apabila kondisi cuaca tidak mendukung, evakuasi melalui jalur darat tetap dilakukan meskipun membutuhkan waktu lebih lama.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sektor lainnya. Operasi pencarian akan dilanjutkan secara maksimal agar seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 dapat segera ditemukan dan dievakuasi.*

Example 300250