Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
GAYA HIDUP & KOMUNITAS

Hari Perempuan Sedunia 8 Maret: Sejarah, Makna, dan Tantangan Kesetaraan Gender di Dunia

103
×

Hari Perempuan Sedunia 8 Maret: Sejarah, Makna, dan Tantangan Kesetaraan Gender di Dunia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Upaya Global Mendorong Kesetaraan Gender

Tahun ini juga menandai 31 tahun Deklarasi Beijing dan Platform Aksi PBB yang diadopsi oleh 189 negara pada 1995, yang hingga kini menjadi acuan utama perlindungan hak perempuan dan anak perempuan di dunia.

PBB menegaskan bahwa untuk mencapai target kesetaraan gender pada 2030, dunia membutuhkan investasi sekitar 360 miliar dolar AS setiap tahun.

Sebaliknya, kegagalan menutup kesenjangan gender justru dapat menyebabkan kerugian ekonomi global hingga triliunan dolar.

Untuk mempercepat upaya tersebut, World Economic Forum meluncurkan program Global Gender Parity Sprint 2030 pada 2024 di Davos.

Program ini mendorong berbagai kebijakan konkret seperti:

  • kesetaraan upah

  • peningkatan kepemimpinan perempuan

  • peluang kerja di sektor teknologi dan ekonomi hijau

  • dukungan ekonomi bagi perempuan

Sejauh ini, program akselerator yang berjalan di 17 negara telah membantu lebih dari satu juta perempuan mendapatkan akses terhadap peluang ekonomi.


Momentum Refleksi dan Aksi Nyata

Hari Perempuan Sedunia bukan sekadar momentum seremonial atau unggahan kutipan inspiratif di media sosial.

Lebih dari itu, peringatan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan kesetaraan gender membutuhkan kebijakan nyata, komitmen global, dan dukungan lintas generasi.

Bagi generasi muda, terutama perempuan Gen Z, momentum ini juga menjadi pengingat bahwa masa depan kesetaraan berada di tangan generasi berikutnya.

International Women’s Day menjadi pengingat bahwa suara, pilihan, dan tindakan perempuan hari ini ikut menentukan arah dunia di masa depan. (*)

Example 300250