Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
NASIONALPERISTIWA

Hunian Vertikal Tanah Abang Digeber! Pemerintah Gandeng BUMN–Swasta, Target 1.000 Unit di Lahan PT KAI

34
×

Hunian Vertikal Tanah Abang Digeber! Pemerintah Gandeng BUMN–Swasta, Target 1.000 Unit di Lahan PT KAI

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Pemerintah mempercepat penyediaan hunian layak di kawasan perkotaan melalui kolaborasi lintas sektor dengan mengembangkan hunian vertikal di atas lahan negara.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meninjau langsung lahan milik PT Kereta Api Indonesia di kawasan Tanah Abang, Minggu (5/4/2026).

Peninjauan ini dilakukan bersama sejumlah pihak strategis, di antaranya Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin, serta perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan PT Astra International.

Lahan seluas sekitar 3 hektare yang berada di sekitar Stasiun Tanah Abang tersebut dipastikan berstatus clear and clean, meskipun saat ini masih ditempati secara ilegal oleh sebagian masyarakat.

“Kita ingin menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat melalui kolaborasi. Pemerintah menyiapkan kebijakan, BUMN menyediakan lahan, dan swasta mempercepat pembangunan,” tegas Maruarar.

Target 1.000 Unit Hunian

Dalam rencana pengembangan ini, PT Astra International menyatakan kesiapan untuk berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan membangun hingga 1.000 unit hunian.

Hunian tersebut nantinya tetap berstatus milik negara, namun dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan padat.

“Pemerintah memastikan aspek legalitas dan kepastian hukum lahan diselesaikan agar pembangunan berjalan lancar,” tambah Maruarar.

Solusi Kawasan Padat dan Bantaran Rel

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menilai pembangunan hunian vertikal menjadi solusi jangka panjang dalam menata kawasan padat, termasuk mengatasi permukiman di bantaran rel.

Selain itu, langkah ini juga dinilai sebagai bentuk optimalisasi aset negara yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

BP BUMN bahkan menyatakan kesiapan untuk menyediakan lahan lain di berbagai kota guna mendukung program serupa di masa mendatang.

Perluasan ke Kampung Bandan dan Kemukus

Tak hanya di Tanah Abang, Kementerian PKP bersama PT KAI juga tengah mengkaji pengembangan hunian vertikal di kawasan Kampung Bandan dan Kemukus sebagai proyek lanjutan.

Program ini diharapkan tidak hanya menyasar masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga membuka akses bagi masyarakat berpenghasilan menengah, sehingga tercipta hunian yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kolaborasi ini menjadi solusi nyata untuk mengatasi backlog perumahan dan mendukung penataan kota yang lebih modern,” pungkasnya. (*)


Poin Utama Berita

  • Pemerintah percepat pembangunan hunian vertikal di Tanah Abang
  • Lahan milik PT KAI seluas 3 hektare siap dikembangkan
  • Kolaborasi pemerintah, BUMN, dan swasta jadi kunci utama
  • Astra siap bangun hingga 1.000 unit hunian melalui CSR
  • Hunian ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah
  • Program juga akan diperluas ke Kampung Bandan dan Kemukus