Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
SHOWBIZ

Ibnu Wildan Siap Guncang Industri Musik dengan Album “Perayaan Patah Hati”, Angkat Tema Kehilangan yang Relatable

43
×

Ibnu Wildan Siap Guncang Industri Musik dengan Album “Perayaan Patah Hati”, Angkat Tema Kehilangan yang Relatable

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Penyanyi muda berbakat Ibnu Wildan Arsalan siap menancapkan eksistensinya di industri musik Tanah Air lewat album penuh bertajuk Perayaan Patah Hati. Album ini digarap sebagai bentuk eksplorasi musikal sekaligus refleksi emosional yang dekat dengan kehidupan banyak orang.

Ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Wildan menegaskan bahwa menjadi seorang seniman berarti harus melahirkan karya orisinal, bukan sekadar membawakan lagu orang lain.

“Kalau kata bapak saya, seniman itu berarti harus punya karya,” ujar Wildan, Kamis (2/4/2026).

Perjalanan Wildan di dunia musik bukan hal instan. Ia telah lama mengasah kemampuan melalui panggung-panggung kafe, yang kemudian membentuk idealisme kuat sebagai musisi.

“Kalau kita hanya nyaman membawakan lagu orang lain, kita kehilangan sisi sebagai seniman,” tegasnya.

Kolaborasi dengan Produser Berpengalaman

Dalam proses kreatifnya, Wildan menggandeng Rahmat Hidayat, produser sekaligus penulis lagu yang dikenal piawai meramu karya emosional. Keduanya bekerja intensif menyusun 10 lagu dengan benang merah tema “merayakan patah hati”.

“Maknanya bukan sekadar sedih, tapi bagaimana kita merayakan proses kehilangan itu sendiri,” jelas Rahmat.

Angkat Tema Kehilangan yang Lebih Luas

Menariknya, album ini tidak hanya berkutat pada kisah percintaan. Wildan dan tim mengangkat tema kehilangan dalam spektrum yang lebih luas, mulai dari kehilangan orang terdekat hingga pengalaman personal yang mendalam.

“Bukan cuma soal pasangan, tapi juga kehilangan keluarga atau orang tercinta,” tambah Rahmat.

Eksplorasi Musik: Pop Rock hingga EDM

Dari sisi musikalitas, Wildan menghadirkan warna pop rock yang dinamis dengan sentuhan berbagai genre modern. Ia juga mengaku terinspirasi oleh band legendaris Jepang, L’Arc-en-Ciel, yang dikenal eksploratif dalam setiap albumnya.

“Ada unsur EDM, ada punk rock, tapi tetap satu benang merah pop rock,” ungkap Wildan.

Eksperimen ini diharapkan mampu memberikan pengalaman berbeda bagi pendengar sekaligus memperluas jangkauan pasar musiknya.

Rilis Double Single dan Target Besar

Sebagai langkah awal, Wildan merilis dua lagu andalan, yakni “Jangan Patahkan Lagi” dan “Palung Jiwa”. Berdasarkan respons di media sosial, lagu “Jangan Patahkan Lagi” mendapat sambutan paling hangat karena liriknya yang dianggap sangat relevan.

Tak hanya menargetkan penerimaan pasar, Wildan juga memiliki ambisi besar untuk tampil di festival musik bergengsi seperti Synchronize Fest dan Lalala Fest.

“Target pertama karya ini diterima, target berikutnya bisa tampil di festival besar,” pungkasnya optimistis. (*)


Poin Utama Berita

  • Ibnu Wildan siapkan album debut Perayaan Patah Hati
  • Usung tema kehilangan yang lebih luas, tidak hanya percintaan
  • Kolaborasi dengan produser Rahmat Hidayat
  • Hadirkan eksplorasi genre pop rock, EDM, hingga punk rock
  • Terinspirasi band Jepang L’Arc-en-Ciel
  • Rilis dua single: “Jangan Patahkan Lagi” dan “Palung Jiwa”
  • Target tampil di festival besar seperti Synchronize Fest