Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
INTERNASIONALPERISTIWA

Iran Klaim 425 Perempuan dan Anak Tewas dalam Serangan AS–Israel, 153 Fasilitas Kesehatan Dilaporkan Rusak

71
×

Iran Klaim 425 Perempuan dan Anak Tewas dalam Serangan AS–Israel, 153 Fasilitas Kesehatan Dilaporkan Rusak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TEHERAN | Sentrapos.co.id – Pemerintah Iran melalui Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa sedikitnya 425 warga sipil perempuan dan anak-anak tewas akibat rangkaian serangan udara yang diklaim dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel sejak 28 Februari 2026.

Dalam laporan resmi yang disampaikan di Teheran, Kementerian Kesehatan Iran menyebut korban tewas terdiri dari 223 perempuan dan 202 anak-anak, yang menurut otoritas setempat menjadi bagian dari dampak konflik bersenjata yang terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Selain menimbulkan korban jiwa dari kalangan sipil, serangan tersebut juga dilaporkan melumpuhkan sejumlah fasilitas kesehatan di berbagai wilayah Iran.

“Sebanyak 153 pusat kesehatan mengalami kerusakan signifikan akibat serangan udara, yang berdampak langsung terhadap kemampuan layanan medis darurat,” demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Iran.

Kerusakan fasilitas medis tersebut dinilai semakin memperburuk situasi kemanusiaan karena rumah sakit dan pusat kesehatan menjadi salah satu fasilitas vital dalam menangani korban konflik.


Ketegangan Militer Meningkat

Ketegangan militer di kawasan Timur Tengah meningkat tajam sejak akhir Februari 2026, ketika Israel dan Amerika Serikat dilaporkan melancarkan operasi militer bersama yang menargetkan sejumlah wilayah strategis di Iran.

Serangan udara tersebut disebut-sebut menimbulkan korban dalam jumlah besar.

Laporan dari pihak Iran memperkirakan jumlah total korban dalam konflik terbaru ini telah mencapai sekitar 1.200 orang, termasuk korban dari kalangan militer dan sipil.

Situasi tersebut memicu kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik yang dapat memperluas instabilitas di kawasan Timur Tengah.


Iran Luncurkan Serangan Balasan

Sebagai respons terhadap operasi militer tersebut, Iran dilaporkan meluncurkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal.

Serangan tersebut menargetkan sejumlah wilayah yang dianggap memiliki keterkaitan dengan operasi militer tersebut, termasuk Israel, Yordania, Irak, dan beberapa negara Teluk.

Pemerintah Iran menilai penggunaan infrastruktur sipil sebagai sasaran serangan merupakan tindakan yang melanggar hukum kemanusiaan internasional.

“Menjadikan fasilitas sipil sebagai target serangan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional,” tegas pernyataan pemerintah Iran.


Belum Ada Tanggapan Resmi

Hingga saat ini, pemerintah Amerika Serikat maupun Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait rincian angka korban perempuan dan anak-anak yang dirilis oleh otoritas Iran tersebut.

Perkembangan konflik ini terus menjadi perhatian komunitas internasional, mengingat potensi dampaknya terhadap stabilitas geopolitik kawasan Timur Tengah dan keamanan global.

Example 300250