Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HEADLINE NEWSINTERNASIONALPERISTIWA

Iran Laporkan 787 Tewas akibat Serangan AS–Israel, Konflik Masuki Hari Keempat

77
×

Iran Laporkan 787 Tewas akibat Serangan AS–Israel, Konflik Masuki Hari Keempat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TEHERAN | Sentrapos.co.id — Sedikitnya 787 orang dilaporkan meninggal dunia akibat rangkaian serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Data tersebut disampaikan oleh Iranian Red Crescent Society seiring konflik yang kini memasuki hari keempat.

Sebelumnya, lembaga kemanusiaan tersebut mencatat 201 korban tewas dan 747 orang luka-luka. Namun, angka korban meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. Total kematian bahkan dilaporkan melonjak menjadi 550 orang hanya dalam dua hari setelah pembaruan data awal.

Bulan Sabit Merah Iran menyebut sedikitnya 1.039 serangan telah terjadi di berbagai wilayah negara itu dan berdampak pada 153 county atau wilayah administratif.


Korban Militer dan Serangan di Kerman–Bushehr

Di antara korban tewas terdapat 13 tentara Iran yang gugur dalam serangan terhadap pangkalan militer di Provinsi Kerman, bagian selatan Iran. Militer setempat menyebut fasilitas tersebut menjadi sasaran serangan udara gabungan.

Selain itu, lima personel angkatan udara dan angkatan laut dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dilaporkan tewas dalam serangan di Kota Jam dan Dir, Provinsi Bushehr.

Perkembangan ini menandai eskalasi signifikan dalam konflik yang awalnya terbatas pada target-target strategis.


Eskalasi Meluas hingga Lebanon

Ketegangan juga meluas ke Lebanon. Israel dilaporkan melanjutkan serangan terhadap ibu kota Beirut selama dua hari berturut-turut, membuka front baru dalam konflik regional.

Juru bicara militer Israel, Nadav Shoshani, menyatakan penambahan pasukan dilakukan di wilayah perbatasan guna melindungi warga sipil serta mencegah potensi serangan dari kelompok Hizbullah.

Di sisi lain, Hizbullah dilaporkan meluncurkan serangan terhadap sebuah pangkalan udara di wilayah utara Israel, memperbesar risiko konflik terbuka yang lebih luas.


Dampak Kemanusiaan dan Ketidakpastian

Dengan korban jiwa yang terus bertambah dan wilayah terdampak yang semakin luas, situasi di Timur Tengah kian memanas. Laporan korban mencapai 787 orang menjadi gambaran besarnya dampak kemanusiaan yang ditimbulkan.

Hingga kini belum terlihat tanda-tanda deeskalasi. Komunitas internasional terus memantau perkembangan situasi dan menyerukan penghentian kekerasan guna mencegah krisis yang lebih dalam. (*)