Pernyataan tersebut disampaikan IRGC melalui kantor berita Iran Tasnim News.
Iran Klaim Tembak Jatuh Pesawat Militer
Sebelumnya, IRGC juga mengklaim telah berhasil menjatuhkan pesawat pengisian bahan bakar militer Boeing KC-130 Stratotanker yang disebut tengah membantu jet tempur Israel.
Menurut klaim Iran, insiden tersebut mengakibatkan enam awak pesawat tewas.
Namun hingga kini, klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh sumber internasional.
Ancaman Iran terhadap Pasukan AS
Dalam pernyataan terpisah, IRGC juga melontarkan ancaman keras terhadap keberadaan pasukan Amerika Serikat di Timur Tengah.
“Tentara Amerika harus meninggalkan wilayah ini secepatnya atau kami akan mengubur kalian di bawah puing-puing di setiap lokasi,” demikian pernyataan IRGC.
Pernyataan tersebut menandakan meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
IRGC Klaim Keseimbangan Kekuatan Berubah
Ajudan senior IRGC Brigadir Jenderal Ali Fadavi sebelumnya menyatakan bahwa operasi militer Iran telah menyebabkan kemunduran besar bagi kekuatan militer Amerika Serikat dan Israel di kawasan.
Menurutnya, situasi tersebut menunjukkan bahwa keseimbangan kekuatan regional mulai bergeser.
“Perimbangan kekuatan kawasan kini telah bergeser mendukung Front Perlawanan, menandai penurunan dominasi Amerika di Asia Barat,” ujar Ali Fadavi.
Perkembangan konflik ini menjadi sorotan dunia internasional karena berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah dan memengaruhi stabilitas geopolitik global. (*)




















