TEHERAN | Sentrapos.co.id – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) untuk pertama kalinya dalam Operasi True Promise 4 meluncurkan rudal balistik Sejjil sebagai bagian dari serangan balasan terhadap Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Peluncuran rudal tersebut dilaporkan dilakukan dalam serangan Iran ke wilayah Israel pada Minggu (15/3/2026). Informasi ini disampaikan oleh Kantor Hubungan Masyarakat IRGC melalui laporan yang dikutip kantor berita semi-resmi Tasnim.
Menurut IRGC, rudal Sejjil diarahkan ke sejumlah pusat manajemen dan pengambilan keputusan militer Israel yang berkaitan dengan operasi udara negara tersebut.
“Rudal Sejjil diluncurkan untuk menargetkan pusat-pusat manajemen dan pengambilan keputusan operasi udara Israel,” demikian laporan yang disampaikan IRGC.
Diluncurkan Bersama Rudal Superberat
Dalam operasi militer tersebut, Iran tidak hanya meluncurkan rudal Sejjil. IRGC juga mengerahkan sejumlah rudal jarak jauh lainnya.
Beberapa di antaranya adalah:
-
Khorramshahr, rudal superberat dengan hulu ledak hingga dua ton
-
Khaybar-shekan (Khaybar-buster)
-
Qadr
-
Emad
Menurut klaim IRGC, gelombang serangan tersebut berhasil menghantam sejumlah infrastruktur militer utama Israel serta lokasi yang diduga menjadi tempat berkumpulnya pasukan militer Israel.
Kedua Kalinya Digunakan dalam Pertempuran
Operasi ini menjadi kali kedua Iran menggunakan rudal Sejjil dalam konflik militer.
Rudal tersebut sebelumnya pertama kali digunakan dalam perang Iran–Israel pada Juni 2025.
Sejjil dikenal sebagai salah satu rudal balistik paling canggih dalam arsenal militer Iran.
Keunggulan Rudal Sejjil
Rudal Sejjil menggunakan bahan bakar padat, berbeda dengan generasi sebelumnya seperti Shahab yang menggunakan bahan bakar cair.
Penggunaan bahan bakar padat memberikan sejumlah keunggulan strategis, antara lain:
-
Waktu persiapan peluncuran lebih cepat
-
Mobilitas tinggi
-
Lebih sulit dideteksi sebelum diluncurkan
Rudal ini mampu membawa hulu ledak konvensional maupun nuklir dengan berat sekitar 700 kilogram.
Jangkauan hingga 2.500 Kilometer
Rudal Sejjil diperkirakan memiliki jangkauan sekitar 2.000 hingga 2.500 kilometer, sehingga mampu menjangkau berbagai target strategis di kawasan.
Dengan jarak tersebut, rudal Sejjil dapat mencapai wilayah Israel, Arab Saudi, hingga pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Selain jangkauan jauh, rudal ini juga dikenal memiliki kecepatan sangat tinggi.
Saat memasuki atmosfer, Sejjil disebut mampu melaju hingga Mach 12–14, sementara saat mendekati target kecepatannya sekitar Mach 5.
Kemampuan tersebut menjadikan rudal Sejjil sebagai salah satu ancaman strategis paling signifikan dalam dinamika militer Timur Tengah saat ini. (*)




















