Iran Tolak Campur Tangan Asing dalam Kepemimpinan
Dalam kesempatan yang sama, Iravani juga menegaskan bahwa pemilihan kepemimpinan Iran sepenuhnya ditentukan oleh rakyat Iran, tanpa campur tangan pihak asing.
“Iran adalah negara yang berdaulat dan merdeka. Kami tidak akan pernah mengizinkan kekuatan asing mencampuri urusan dalam negeri kami,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa proses politik di Iran berjalan sesuai konstitusi dan kehendak rakyat Iran.
Iran Serukan PBB Bertindak
Iravani juga menyerukan kepada seluruh negara anggota PBB untuk mengecam agresi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel serta mengambil langkah untuk menghentikan konflik.
“Kami menyerukan kepada seluruh negara anggota untuk mengecam agresi ini dan mengambil tindakan segera untuk menghentikan perang yang mengancam perdamaian regional maupun internasional,” katanya.
Ia menekankan bahwa Dewan Keamanan PBB harus bertindak tegas dan segera untuk mencegah konflik meluas.
“Dewan Keamanan harus bertindak sekarang, dengan tegas, jelas, dan tanpa penundaan. Kegagalan bertindak akan menimbulkan konsekuensi yang sangat serius,” ujar Iravani.
Latar Belakang Konflik
Sebelumnya pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel dilaporkan melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban jiwa.
Serangan tersebut juga dikabarkan menyebabkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur.
Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan terhadap wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di beberapa wilayah Timur Tengah sebagai bentuk tindakan pertahanan diri. (*)




















