Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
BIROKRASI & PEMERINTAHANNASIONALPERISTIWA

Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Petakan 1.700 Titik Rawan Kecelakaan, 2.000 Personel Disiagakan di Jalur Mudik

109
×

Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Petakan 1.700 Titik Rawan Kecelakaan, 2.000 Personel Disiagakan di Jalur Mudik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SENTRAPOS.CO.ID, Jakarta – Jasa Raharja memetakan sekitar 1.700 titik rawan kecelakaan di berbagai jalur mudik Lebaran 2026 di seluruh Indonesia. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan pemudik selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Selain pemetaan wilayah rawan kecelakaan, Jasa Raharja juga menyiagakan sekitar 2.000 personel untuk mendukung pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan ribuan personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, terutama di kawasan yang berpotensi tinggi terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Kami telah memetakan sekitar 1.700 titik rawan kecelakaan di jalur mudik Lebaran. Selain itu, sekitar 2.000 personel juga disiagakan untuk mendukung pengamanan arus mudik dan arus balik selama Operasi Ketupat 2026,” ujar Muhammad Awaluddin.

Menurutnya, keberadaan petugas di lapangan diharapkan dapat mempercepat proses penanganan apabila terjadi kecelakaan lalu lintas. Selain itu, petugas juga akan membantu koordinasi dengan kepolisian serta instansi terkait lainnya selama masa operasi berlangsung.

Jasa Raharja juga akan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Kepolisian, Kementerian Perhubungan, serta pemerintah daerah guna memastikan perjalanan mudik berlangsung lebih aman dan tertib.

Polri Ajak Media Sukseskan Operasi Ketupat 2026

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menekankan pentingnya peran media dalam mendukung keberhasilan Operasi Ketupat 2026.

Ia menilai media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat, khususnya terkait kondisi lalu lintas di jalur mudik.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu kami harus bersinergi dengan media. Mari kita bekerja sama agar Operasi Ketupat 2026 berjalan luar biasa. Together We Can,” ujar Agus.

Pernyataan tersebut disampaikan Agus saat berada di Command Center KM 29 Tol Jakarta–Cikampek, Jawa Barat, pada Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan media sangat penting agar masyarakat mendapatkan informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas selama periode mudik Lebaran.

Dengan dukungan informasi yang cepat dan akurat, diharapkan masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik sehingga arus mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan minim kecelakaan. (*)

Example 300250