Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINAL

Jelang Lebaran, Polisi Sita Ratusan Petasan & Balon Udara Buatan Pelajar di Tulungagung

60
×

Jelang Lebaran, Polisi Sita Ratusan Petasan & Balon Udara Buatan Pelajar di Tulungagung

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TULUNGAGUNG | Sentrapos.co.id – Aparat kepolisian dari Polsek Campurdarat berhasil mengamankan ratusan petasan serta balon udara tradisional yang diproduksi oleh sejumlah pelajar tingkat SD hingga SMP di wilayah Tulungagung, Jawa Timur.

Pengungkapan ini dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di Dusun Kauman, Kecamatan Campurdarat, menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kasihumas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto, menyebutkan bahwa dari lokasi, petugas menemukan berbagai barang bukti berbahaya.

“Kami mengamankan ratusan selongsong petasan, petasan siap pakai, bahan peledak, serta paket balon udara plastik,” ujar Iptu Nanang, Jumat (20/3/2026).

Rencana Digunakan Saat Lebaran

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh petasan tersebut diproduksi oleh para pelaku yang masih berstatus pelajar. Rencananya, bahan peledak dan balon udara itu akan digunakan untuk memeriahkan malam takbiran dan Hari Raya Idul Fitri.

Namun, polisi menilai aktivitas tersebut sangat berisiko dan berpotensi membahayakan keselamatan.

Pembinaan dan Edukasi

Alih-alih proses hukum, kepolisian mengambil langkah pembinaan terhadap para pelajar dengan melibatkan orang tua serta perangkat desa setempat.

“Kami lakukan pembinaan dan meminta agar tidak mengulangi perbuatan ini karena sangat berbahaya,” tegasnya.

Polisi juga mengingatkan bahwa pembuatan petasan secara mandiri tanpa standar keamanan dapat menyebabkan ledakan yang berujung korban jiwa maupun kerusakan properti.

Balon Udara Juga Berisiko Tinggi

Selain petasan, penggunaan balon udara tradisional juga menjadi perhatian serius. Balon udara yang diterbangkan tanpa kendali dapat mengganggu jaringan listrik, memicu kebakaran, hingga membahayakan lalu lintas penerbangan.

“Balon udara dengan petasan sangat berbahaya. Sudah ada kejadian sebelumnya yang menyebabkan rumah terbakar akibat jatuhnya balon udara berisi petasan,” tambah Nanang.

Imbauan Jelang Idul Fitri

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak selama momentum Ramadan hingga Idul Fitri.

Langkah ini penting guna mencegah aktivitas berbahaya yang kerap terjadi saat perayaan, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.