Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Panik Batalkan Tiket: Jadwal Kacau, Informasi Minim

33
×

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Panik Batalkan Tiket: Jadwal Kacau, Informasi Minim

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BREBES | Sentrapos.co.id — Insiden anjloknya Kereta Api (KA) Bangunkarta di wilayah Bumiayu, Brebes, Senin (6/4/2026), memicu kekacauan perjalanan kereta api di jalur selatan Jawa. Dampaknya, puluhan calon penumpang memilih membatalkan perjalanan akibat ketidakpastian jadwal dan minimnya informasi di lapangan.

Pantauan di Stasiun Purwokerto, antrean panjang terlihat di loket customer service. Penumpang berdesakan hingga ke lorong sky bridge untuk mengurus pembatalan tiket maupun mencari kepastian keberangkatan.

Salah satu penumpang KA Purwojaya tujuan Jakarta, Sony, mengaku kebingungan setelah jadwal keberangkatannya terdampak insiden tersebut.

“Ditawarkan solusi naik bus ke Kroya untuk mengejar kereta lain, tapi tidak ada jaminan bisa naik kalau keretanya penuh,” ungkap Sony.

Ia menilai solusi yang diberikan belum memberikan kepastian bagi penumpang. Selain itu, opsi pengembalian tiket (refund) juga dinilai belum jelas, terutama bagi yang membeli melalui aplikasi pihak ketiga.

“Katanya refund tidak bisa 100 persen kalau beli bukan dari KAI langsung. Saya juga belum tahu pasti,” tambahnya.

Kondisi ini memaksa banyak penumpang mengambil keputusan cepat, termasuk mencari alternatif transportasi lain seperti bus atau kendaraan pribadi agar tetap bisa mencapai tujuan tepat waktu.

“Kalau harus sampai malam ini, ya harus cari cara lain. Besok sudah harus kerja,” ujarnya.

Keluhan juga muncul terkait minimnya informasi resmi yang disampaikan di lokasi. Penumpang mengaku tidak mendapatkan pengumuman terbuka sehingga informasi hanya diketahui dari petugas secara terbatas.

“Tidak ada pengumuman lewat pengeras suara. Jadi yang tahu hanya yang dekat petugas saja,” keluhnya.

Sementara itu, sebagian penumpang memilih menunda perjalanan. Agata (28), calon penumpang KA Manahan tujuan Solo, memutuskan untuk menunggu hingga kondisi kembali normal.

“Saya memilih berangkat besok saja sambil menunggu kepastian informasi resmi,” katanya.

Diketahui, KA Bangunkarta relasi Jombang–Pasar Senen anjlok di KM 312+1 wilayah emplasemen Stasiun Bumiayu sekitar pukul 14.15 WIB. Tiga gerbong keluar dari rel, menyebabkan jalur hulu dan hilir tidak dapat dilalui.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh penumpang dan awak kereta dalam kondisi selamat tanpa korban jiwa.

“Seluruh pelanggan dan awak kereta dalam kondisi selamat,” ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba.

Saat ini, proses evakuasi masih berlangsung dengan mendatangkan dua unit crane dari Cirebon dan Solo. Estimasi penanganan diperkirakan memakan waktu hingga 8 jam agar jalur kembali normal.

Sejumlah perjalanan kereta api diketahui dibatalkan, dialihkan, hingga mengalami keterlambatan signifikan. KAI juga menerapkan rekayasa pola operasi, termasuk pengalihan rute dan penggunaan moda transportasi lanjutan bagi penumpang terdampak.

KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berkomitmen untuk segera memulihkan operasional perjalanan kereta api. (*)


Poin Utama Berita

  • KA Bangunkarta anjlok di Bumiayu, Brebes
  • Puluhan penumpang batalkan tiket akibat ketidakpastian jadwal
  • Antrean panjang terjadi di Stasiun Purwokerto
  • Penumpang kebingungan akibat minimnya informasi resmi
  • Solusi KAI berupa bus dinilai belum memberikan kepastian
  • Refund tiket belum jelas bagi pembelian pihak ketiga
  • Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut
  • Proses evakuasi menggunakan crane, estimasi 8 jam
  • Sejumlah perjalanan kereta dibatalkan dan dialihkan