Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
WISATA & KULINER

Kampung Opak Gambir Pasuruan Kebanjiran Pesanan Jelang Lebaran, Produksi Bisa Tembus 50 Kg per Hari

55
×

Kampung Opak Gambir Pasuruan Kebanjiran Pesanan Jelang Lebaran, Produksi Bisa Tembus 50 Kg per Hari

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PASURUAN | Sentrapos.co.id — Opak gambir menjadi salah satu jajanan khas yang selalu hadir saat Hari Raya Idulfitri di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Makanan ringan dengan cita rasa gurih, manis, dan renyah ini ternyata banyak diproduksi di Dusun Sentul, Desa Winongan Lor, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan.

Di dusun tersebut, hampir setiap rumah di salah satu RT memproduksi opak gambir, sehingga kawasan itu dikenal masyarakat sebagai “Kampung Opak Gambir”. Sebagian besar warga setempat telah menekuni usaha ini selama puluhan tahun sebagai mata pencaharian utama.

Produksi Meningkat Saat Ramadan

Salah satu pengrajin opak gambir di kampung tersebut adalah Mida Sudiati, yang telah menekuni usaha ini selama sekitar 25 tahun.

Pada hari-hari biasa, Mida memproduksi sekitar 14 hingga 18 kilogram opak gambir setiap harinya. Namun menjelang Hari Raya Idulfitri, jumlah pesanan meningkat drastis.

“Kalau mendekati Lebaran seperti sekarang, sehari bisa produksi sampai 50 kilogram. Tantangannya di tenaga kerja, karena harus dibantu banyak orang supaya bisa cepat selesai,” kata Mida, Selasa (3/3/2026).

Lonjakan permintaan biasanya terjadi selama bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran, ketika masyarakat mulai berburu camilan khas untuk hidangan hari raya.

Resep Tradisional Jadi Andalan

Proses pembuatan opak gambir membutuhkan tahapan khusus agar menghasilkan tekstur renyah dan rasa yang khas.

Bahan utama yang digunakan antara lain tepung ketan, tepung tapioka, gula merah, gula putih, dan santan. Seluruh bahan tersebut biasanya diperoleh dari pasar tradisional di sekitar desa.

Menurut Mida, opak gambir buatannya memiliki cita rasa yang khas karena menggunakan rempah jahe dan keningar, yang memberikan aroma dan rasa berbeda dibandingkan produk serupa di daerah lain.

Potensi Ekonomi Desa

Kepala Desa Winongan Lor, Eko Supriyanto, mengatakan potensi ekonomi dari Kampung Opak Gambir harus terus dipertahankan dan dikembangkan sebagai produk unggulan desa.

Menurutnya, keberadaan sentra produksi opak gambir di Dusun Sentul menjadi kebanggaan masyarakat setempat karena mampu menggerakkan ekonomi warga.

“Kami berharap potensi Kampung Opak Gambir ini terus berkembang. Bagi masyarakat yang ingin memesan atau mengetahui lebih lanjut, bisa menghubungi BUMDesma Winongan Lor,” ujar Eko.

Pemerintah desa juga berharap produk opak gambir dari Winongan Lor dapat semakin dikenal luas sebagai kuliner khas Pasuruan, terutama saat momen Lebaran. (*)