Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALTEKNO & GAME

Kapolri Perintahkan Aplikasi Panic Button untuk Ojol, Langkah Baru Cegah Begal dan Kejahatan Jalanan

25
×

Kapolri Perintahkan Aplikasi Panic Button untuk Ojol, Langkah Baru Cegah Begal dan Kejahatan Jalanan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran kapolda di Indonesia untuk menyiapkan aplikasi panic button bagi pengemudi ojek online (ojol).

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan perlindungan dan keselamatan para pengemudi ojol yang kerap menjadi target kejahatan jalanan, termasuk pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal.

Instruksi tersebut disampaikan Kapolri saat memimpin Apel Ojol dan Buruh Kamtibmas Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2026).

“Dalam rangka melindungi ojek online yang potensial menjadi korban curas (begal), saya meminta kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Panic Button untuk Perlindungan Ojol

Kapolri menegaskan bahwa aplikasi panic button tersebut akan menjadi salah satu langkah konkret Polri dalam memperkuat keamanan para pengemudi ojol saat bekerja di lapangan.

Melalui aplikasi tersebut, pengemudi ojol nantinya dapat mengirimkan sinyal darurat secara cepat kepada aparat kepolisian ketika berada dalam situasi berbahaya.

“Aplikasi ini untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan,” tegas Sigit.

Menurutnya, kehadiran fitur darurat tersebut diharapkan mampu mempercepat respons aparat keamanan dalam menangani potensi tindak kriminal yang dialami pengemudi ojol.

Polri Siapkan Fasilitas Gratis untuk Ojol

Selain pengembangan aplikasi panic button, Kapolri juga menyampaikan rencana Polri untuk menyediakan sejumlah fasilitas pendukung bagi pengemudi ojol di berbagai daerah.

Fasilitas tersebut di antaranya berupa:

  • Servis atau bengkel motor gratis

  • Tempat istirahat bagi pengemudi ojol

  • Kafe khusus pengemudi ojek online

Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan sekaligus memberikan ruang istirahat bagi para pengemudi ojol yang bekerja di jalanan.

“Saya juga minta di setiap wilayah dibangun tempat-tempat untuk membantu memberikan pelayanan seperti bengkel gratis, kafe ojek online, serta terus membangun kemitraan antara Polri dan ojek online,” kata Sigit.

Perkuat Kemitraan Polri dan Ojol

Kapolri juga meminta seluruh jajaran kepolisian daerah untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan komunitas ojek online melalui berbagai kegiatan bersama.

Menurutnya, kemitraan tersebut penting untuk menjaga keamanan lingkungan sekaligus memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengajak para pengemudi ojol dan buruh untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta mendukung terciptanya stabilitas nasional.

Program ini diharapkan dapat memperkuat sistem keamanan bagi pengemudi ojek online sekaligus meningkatkan rasa aman saat bekerja di jalan. (*)

Example 300250