Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
NASIONAL

Kapolri Salurkan 22 Kontainer Sembako untuk Korban Banjir Bandang Sumatra, Sasar 40 Ribu Jiwa

23
×

Kapolri Salurkan 22 Kontainer Sembako untuk Korban Banjir Bandang Sumatra, Sasar 40 Ribu Jiwa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SUMATRA UTARA | Sentrapos.co.idListyo Sigit Prabowo menyalurkan 22 kontainer bantuan sembako untuk masyarakat terdampak banjir bandang di wilayah Sumatra. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari respons cepat Polri dalam mendukung penanganan bencana dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

Pelepasan bantuan dilakukan di halaman belakang Polda Sumatera Utara dan dihadiri jajaran pejabat Mabes Polri serta Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto.


Sasar 40 Ribu Jiwa di Sejumlah Wilayah

Sebanyak 22 kontainer yang memuat ratusan jenis bahan kebutuhan pokok tersebut akan didistribusikan ke sejumlah daerah terdampak, antara lain:

  • Kabupaten Tapanuli Tengah

  • Kabupaten Tapanuli Selatan

  • Kota Sibolga

  • Wilayah Sumatra Barat

  • Aceh

Kapolri menyampaikan, bantuan logistik ini ditargetkan mampu memenuhi kebutuhan lebih dari 40.000 jiwa yang terdampak banjir bandang.

“Bentuk wujud kehadiran negara dan sesuai dengan apa yang menjadi perintah Bapak Presiden, kita akan terus melakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan dampak bencana, mulai dari menjaga agar distribusi bantuan logistik yang dibutuhkan terus berjalan,” tegas Kapolri.


Wujud Kehadiran Negara

Penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh unsur pemerintah dan aparat negara bergerak cepat dalam penanganan bencana.

Kapolri menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam aspek pengamanan, tetapi juga aktif dalam memastikan distribusi bantuan berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Polri dalam mendukung stabilitas sosial di tengah situasi darurat, serta memastikan masyarakat terdampak merasakan langsung kehadiran negara.


Pemerintah dan aparat gabungan diharapkan terus bersinergi dalam tahap tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana, sehingga masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali beraktivitas secara normal. (*)