Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HEADLINE NEWS

Kapolri Tegas Tolak Polri Jadi Kementerian: “Akan Melemahkan Negara dan Presiden”

46
×

Kapolri Tegas Tolak Polri Jadi Kementerian: “Akan Melemahkan Negara dan Presiden”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan penolakannya terhadap wacana perubahan Korps Bhayangkara menjadi Kementerian Polri maupun usulan agar institusi kepolisian berada di bawah kementerian tertentu.

Menurut Kapolri, gagasan tersebut berpotensi menimbulkan “matahari kembar” dalam pengambilan kebijakan, sekaligus melemahkan institusi kepolisian, negara, hingga otoritas Presiden.

Pernyataan itu disampaikan Listyo Sigit saat menyampaikan kesimpulan dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Senin (26/1/2026).

“Meletakkan Polri di bawah kementerian sama saja melemahkan institusi Polri, melemahkan negara, dan melemahkan Presiden,” tegas Kapolri di hadapan anggota dewan.

Polri Ideal di Bawah Presiden

Kapolri menilai posisi Polri yang saat ini langsung berada di bawah Presiden sudah ideal sebagai alat negara dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, dengan struktur tersebut, Polri dapat bergerak lebih cepat dan responsif dalam menjalankan tugas, tanpa terhambat oleh birokrasi kementerian.

“Di satu sisi kita betul-betul bisa berada langsung di bawah Bapak Presiden. Sehingga pada saat Presiden membutuhkan kami, Polri bisa bergerak cepat tanpa harus melalui kementerian-kementerian,” jelasnya.

Oleh karena itu, Listyo menegaskan kembali sikap institusinya yang menolak Polri berada di bawah kementerian apa pun, termasuk dalam bentuk kementerian khusus kepolisian.

Minta Jajaran Polri Pertahankan Independensi

Kapolri juga meminta seluruh jajaran Polri untuk mempertahankan posisi institusi kepolisian agar tetap berada langsung di bawah Presiden, demi menjaga independensi dan kekuatan institusi.

“Saya minta seluruh jajaran laksanakan ini, perjuangkan sampai titik darah penghabisan,” ujarnya dengan nada tegas.

Tolak Tawaran Jadi Menteri Kepolisian

Dalam kesempatan yang sama, Listyo Sigit mengungkapkan bahwa dirinya sempat menerima pesan yang menawarkan posisi Menteri Kepolisian. Namun tawaran tersebut langsung ia tolak.

“Bahkan ada beberapa orang yang menyampaikan ke saya lewat WhatsApp, ‘mau tidak Pak Kapolri jadi Menteri Kepolisian?’,” ungkapnya.

Kapolri menegaskan, sekalipun dirinya yang ditawari jabatan tersebut, ia tetap menolak konsep Polri di bawah kementerian.

“Saya tegaskan menolak polisi di bawah kementerian. Dan kalaupun saya yang jadi Menteri Kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” ucap Listyo Sigit. (*)

Example 300250