Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HIBURAN & SPORTSHUKUM & KRIMINALPERISTIWA

Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing Memanas, Pelatih Mangkir 2 Kali! FPTI Siapkan Panggilan Ketiga

19
×

Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing Memanas, Pelatih Mangkir 2 Kali! FPTI Siapkan Panggilan Ketiga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa atlet panjat tebing Indonesia terus bergulir. Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, mengungkapkan bahwa terduga pelaku, pelatih Hendra Basir, telah dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan internal.

FPTI melalui Tim Pencari Fakta (TPF) memastikan proses penelusuran kasus tetap berjalan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan keadilan bagi semua pihak.

“Terduga pelaku sudah dua kali dipanggil, namun tidak hadir dalam pemeriksaan internal dengan berbagai alasan,” ujar Yenny Wahid kepada awak media, Jumat (3/4/2026).

FPTI Siapkan Panggilan Ketiga

Meski demikian, FPTI masih memberikan kesempatan kepada terduga pelaku untuk memberikan klarifikasi. Panggilan ketiga akan segera dilayangkan sebagai bagian dari prosedur organisasi.

“Kami akan menyurati untuk ketiga kalinya karena ingin memberikan hak jawab sesuai mekanisme hukum dan aturan internal,” tegasnya.

Yenny menambahkan, komunikasi dengan terduga pelaku sejauh ini dilakukan melalui surat resmi dan perwakilan kuasa hukum yang telah ditunjuk.

Proses Internal dan Kepolisian Berjalan Paralel

FPTI memastikan penanganan kasus ini tidak hanya berhenti di ranah internal. Proses hukum juga berjalan secara terpisah melalui aparat penegak hukum.

“Proses internal FPTI dan proses di kepolisian berjalan beriringan. Keduanya memiliki mekanisme masing-masing,” jelas Yenny.

Ia menegaskan, pihaknya tidak dapat memastikan proses mana yang akan lebih dulu rampung, mengingat keduanya berjalan secara paralel.

Fokus Timnas Jelang Kualifikasi Asian Games 2026

Di tengah kasus yang mencuat, FPTI memastikan persiapan atlet tetap berjalan. Tim nasional panjat tebing Indonesia dijadwalkan mengikuti Kualifikasi Asian Games 2026 di Meishan, China, mulai 9 April mendatang.

Tim yang kini dilatih oleh Galar Pandu Asmoro disebut telah siap bertanding dan fokus menghadapi kompetisi internasional tersebut.

“Persiapan atlet tetap menjadi prioritas. Kami pastikan mereka siap tampil maksimal,” ujar Yenny.

Kasus ini menjadi sorotan publik sekaligus momentum penting bagi dunia olahraga Indonesia untuk memperkuat sistem perlindungan atlet dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan. (*)


Poin Utama Berita

  • Kasus dugaan pelecehan atlet panjat tebing masih berproses
  • Terduga pelaku mangkir dua kali dari panggilan FPTI
  • FPTI akan kirim panggilan ketiga untuk beri hak jawab
  • Proses internal dan kepolisian berjalan paralel
  • Komunikasi dilakukan melalui surat resmi dan kuasa hukum
  • Timnas panjat tebing tetap fokus ke Kualifikasi Asian Games 2026
  • Kasus jadi sorotan perlindungan atlet di Indonesia