GRESIK | Sentrapos.co.id – Kebakaran hebat disertai ledakan terjadi di pabrik cat dan tiner milik PT Warnatama Cemerlang di Jalan Raya Sumengko KM 316, Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Kamis (19/3/2026) dini hari.
Peristiwa mengagetkan ini pertama kali diketahui warga sekitar pukul 01.00 WIB, saat terdengar suara ledakan keras dari arah pabrik yang berada tak jauh dari permukiman warga.
“Sekitar jam 1 dini hari terdengar ledakan keras, lalu terlihat asap hitam pekat dari arah pabrik,” ujar Fadli, warga setempat.
Ledakan Saat Warga Iktikaf Ramadan
Saat kejadian, sejumlah warga tengah melaksanakan iktikaf malam ke-29 Ramadan di masjid sekitar lokasi. Mendengar suara ledakan, warga langsung keluar dan mencari sumber suara.
Tak lama kemudian, mereka melihat kepulan asap hitam tebal membumbung tinggi dari dalam area pabrik cat dan tiner tersebut.
“Kami langsung menuju lokasi. Api sudah besar dan terus membesar,” tambahnya.
Api Membesar, Disertai Ledakan Beruntun
Kobaran api dilaporkan cepat membesar dan disertai beberapa kali ledakan lanjutan. Kondisi ini diduga dipicu oleh banyaknya bahan kimia mudah terbakar seperti tiner yang tersimpan di dalam pabrik.
Api bahkan terlihat menjulang tinggi dan sulit dikendalikan pada awal kejadian.
“Ada beberapa kali ledakan susulan. Apinya sangat besar karena banyak bahan mudah terbakar di dalam,” ungkap saksi mata.
Petugas Masih Lakukan Penanganan
Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api di lokasi kejadian. Belum ada keterangan resmi terkait penyebab kebakaran maupun potensi korban jiwa.
Pihak kepolisian bersama tim Damkar Kabupaten Gresik juga masih melakukan proses penanganan dan penyelidikan di lokasi.
Warga Diminta Waspada
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di kawasan industri, terutama yang menyimpan bahan kimia berbahaya dan mudah terbakar.
“Kejadian ini menunjukkan risiko tinggi industri kimia jika terjadi percikan api atau ledakan kecil yang bisa memicu kebakaran besar.” (*)




















