BEKASI | Sentrapos.co.id – Korban meninggal akibat kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Jalan PU, Kelurahan Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, bertambah menjadi empat orang.
Korban terbaru merupakan kakak adik, yaitu Sapta Prihantono, pelajar kelas X SMK Negeri 15 Kota Bekasi, dan Aulia Putri Budiasti, alumni sekolah yang sama sekaligus kakak korban.
“Betul, korban keempat Aulia Putri Budiasti,” kata Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi.
Aulia meninggal pada Kamis (9/4) pukul 04.30 WIB setelah menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Bekasi.
Dua korban lainnya adalah petugas sekuriti SPBE, Suyadi (62) dan Jaimun (61), yang mengalami luka bakar parah lebih dari 90 persen sebelum meninggal.
Insiden terjadi pada Rabu malam, 1 April 2026, yang menyebabkan total 22 orang mengalami luka bakar. Saat ledakan, para korban berusaha menyelamatkan diri dan dievakuasi oleh warga sekitar.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran Kota Bekasi melakukan pendinginan sisa kebakaran pada Kamis (2/4). Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menyampaikan permohonan maaf atas insiden ini dan memastikan pasokan LPG kepada masyarakat tetap aman.
“Api berhasil dipadamkan oleh Tim Damkar Kota Bekasi sekitar Kamis dini hari. Terkait penyebab insiden, masih terus dilakukan investigasi bersama aparat berwenang,” ujar Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB, Susanto August Satria.
Saat ini fokus penanganan pasca-kejadian meliputi keselamatan warga sekitar, perawatan korban, serta investigasi penyebab kebakaran untuk mencegah insiden serupa di masa depan. (*)
Poin Utama Berita
- Korban meninggal bertambah menjadi empat orang, termasuk kakak-adik pelajar SMK.
- Dua korban lainnya adalah petugas sekuriti SPBE, luka bakar lebih dari 90 persen.
- Ledakan SPBE terjadi pada Rabu malam, 1 April 2026, menyebabkan 22 orang luka bakar.
- Api berhasil dipadamkan oleh Tim Damkar Kota Bekasi pada Kamis dini hari.
- Pertamina Patra Niaga Regional JBB bergerak cepat menangani insiden dan memastikan pasokan LPG aman.
- Investigasi penyebab kebakaran masih berlangsung.

















