JAKARTA | Sentrapos.co.id – Kasus kekerasan di lingkungan perguruan tinggi kembali menjadi perhatian serius. Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendesak seluruh kampus di Indonesia segera mengimplementasikan rekomendasi dari Komnas Perempuan guna memperkuat perlindungan terhadap perempuan di dunia pendidikan.
Rekomendasi tersebut telah diserahkan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) pada akhir Februari 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat mekanisme pencegahan dan penanganan kekerasan di kampus.
“Kami sangat berharap sejumlah rekomendasi tersebut dapat segera diterapkan oleh para penyelenggara pendidikan tinggi di tanah air,” tegas Lestari dalam keterangannya, Kamis.
Implementasi Regulasi Dinilai Belum Maksimal
Lestari menilai, meski pemerintah telah menerbitkan Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024, implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan.
“Efektivitas pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan,” ujarnya.
Ia menegaskan, penguatan sistem pencegahan dan perlindungan harus terus disempurnakan agar tercipta lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.
Rekomendasi Strategis Komnas Perempuan
Sejumlah poin penting dalam rekomendasi Komnas Perempuan meliputi:
- Penyusunan pedoman teknis pelaksanaan regulasi secara jelas
- Perluasan definisi intoleransi dan diskriminasi
- Peningkatan kapasitas Satgas PPKPT di perguruan tinggi
- Perhatian khusus bagi kampus swasta skala kecil
- Integrasi indikator pencegahan kekerasan dalam sistem akreditasi
- Penguatan sistem pengawasan dan pelaporan berkala
Langkah-langkah tersebut dinilai krusial untuk memastikan kebijakan tidak hanya berhenti di tingkat regulasi, tetapi benar-benar diterapkan secara efektif.
Pentingnya Kesamaan Pemahaman di Lapangan
Lestari menekankan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan sangat bergantung pada kesamaan pemahaman antar lembaga dan pelaksana di lapangan.
“Dibutuhkan pedoman pelaksanaan yang jelas dan mudah dipahami oleh semua pihak,” katanya.
Wujudkan Kampus Aman dan Berdaya Saing
Ia berharap, dengan penerapan rekomendasi tersebut, seluruh civitas academica dapat merasakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi muda yang berkarakter kuat dan memiliki daya saing tinggi di masa depan. (*)
Poin Utama Berita
- Lestari Moerdijat dorong kampus terapkan rekomendasi Komnas Perempuan
- Fokus pada pencegahan dan perlindungan perempuan dari kekerasan di kampus
- Permendikbudristek No. 55 Tahun 2024 dinilai belum optimal
- Perlu pedoman teknis yang jelas untuk implementasi kebijakan
- Kapasitas Satgas PPKPT perlu ditingkatkan
- Kampus swasta kecil butuh perhatian khusus
- Pengawasan dan pelaporan harus diperkuat
- Target: lingkungan kampus aman dan nyaman bagi mahasiswa

















