Kemenag Mojokerto Nilai Penyelenggaraan Haji 2024 Sukses, Meski Gus Yaqut Jadi Tersangka KPK
MOJOKERTO | Sentrapos.co.id – Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024 di Kabupaten Mojokerto dinilai berjalan lancar dan sukses, meski terdapat sejumlah catatan teknis. Penilaian tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Mojokerto, Muttakin, berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan haji tahun lalu.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah mencuatnya kabar penetapan mantan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji tahun 2024.
“Secara prinsip, penyelenggaraan haji 2024 di Mojokerto berjalan lancar dan sukses. Memang ada beberapa catatan, terutama terkait penempatan jamaah atau syarikah,” ujar Muttakin, Jumat (9/1/2026).
Catatan Teknis Penempatan Jamaah
Muttakin menjelaskan, salah satu catatan utama berasal dari pengalaman jamaah pada kloter awal, khususnya terkait penempatan akomodasi di Arab Saudi. Beberapa jamaah dilaporkan terpisah dengan pasangan atau rombongan dari kelompok bimbingan ibadah haji (KBIHU).
“Terutama di awal pemberangkatan kloter. Ada jamaah suami istri atau satu KBIHU yang sempat terpisah penempatannya. Namun itu hanya terjadi di tahap awal,” jelasnya.
Meski demikian, persoalan tersebut dinilai tidak mengganggu secara signifikan kelancaran ibadah haji jamaah asal Kabupaten Mojokerto.
Dukungan untuk Penyelenggaraan Haji 2026
Terkait penyelenggaraan ibadah haji ke depan, Muttakin menegaskan pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan haji tahun 2026 yang kini berada di bawah kewenangan Kementerian Haji dan Umrah.
“Tahun 2026 kebijakan haji berada di Kementerian Haji dan Umrah. Kemenag akan berperan sebagai pendukung agar pelaksanaan haji berjalan sukses,” tegasnya.
Tanggapan atas Penetapan Gus Yaqut
Disinggung mengenai penetapan mantan Menteri Agama sebagai tersangka, Muttakin merespons secara hati-hati. Ia menilai proses hukum merupakan kewenangan aparat penegak hukum.
“Saya rasa responsnya hampir sama dengan yang lain,” ujarnya singkat.
Menurut Muttakin, selama menjabat sebagai Menteri Agama, Gus Yaqut dikenal memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama.
“Beliau memiliki keinginan besar agar Kemenag sejajar, bahkan di atas instansi lain dalam pelayanan publik, baik pendidikan, KUA, maupun penyelenggaraan ibadah haji,” tandasnya.
Data Jamaah Haji Mojokerto
Pada tahun 2024, sebanyak 1.117 calon jemaah haji (CJH) diberangkatkan dari Kabupaten Mojokerto dalam tiga kloter. Sementara itu, pada musim haji 2025, total 957 CJH asal Mojokerto diberangkatkan dalam lima kloter, termasuk petugas haji daerah dan pembimbing ibadah.
Evaluasi ini diharapkan menjadi bahan perbaikan untuk meningkatkan kualitas layanan haji di tahun-tahun mendatang, seiring perubahan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji secara nasional. *










