Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
BIROKRASIPERISTIWA

Kemenhan Akui Kontrak Awal Jet Tempur KAAN, Skema Pembelian Pakai Pinjaman Luar Negeri

29
×

Kemenhan Akui Kontrak Awal Jet Tempur KAAN, Skema Pembelian Pakai Pinjaman Luar Negeri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI akhirnya membuka suara terkait isu pembelian pesawat tempur generasi kelima KAAN dari Turki.

Melalui Kepala Biro Informasi Pertahanan, Rico Ricardo Sirait, Kemenhan memastikan bahwa Indonesia telah menandatangani kontrak awal pengadaan jet tempur tersebut.

“Untuk KAAN, sudah ada kontrak awal dalam jumlah terbatas yang saat ini masih dalam proses aktivasi melalui mekanisme pinjaman luar negeri bersama Kementerian Keuangan,” ujar Rico, Kamis (2/4/2026).

Skema Pinjaman Luar Negeri Jadi Opsi

Kemenhan menegaskan bahwa pembelian pesawat tempur KAAN akan dilakukan melalui skema pinjaman luar negeri (PLN).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI secara bertahap sesuai kemampuan anggaran negara.

Isu Pembelian 48 Unit Jet Tempur

Beredar informasi bahwa Indonesia akan membeli hingga 48 unit pesawat tempur KAAN yang diproduksi oleh Turkish Aerospace Industries.

Bahkan, jet tempur tersebut dikabarkan mulai dikirim pada tahun 2032.

Namun demikian, pihak Kemenhan belum memberikan rincian resmi terkait jumlah unit maupun total nilai anggaran pengadaan.

“Pengadaan akan dilakukan bertahap sesuai kesiapan anggaran dan kebutuhan TNI,” tegas Rico.

Kontrak Diduga Diteken di Istanbul

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa kesepakatan awal dilakukan saat pameran pertahanan internasional IDEF di Istanbul pada pertengahan 2025.

Nilai kontrak pembelian disebut mencapai 15 miliar dolar AS atau sekitar Rp251 triliun, meski angka ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh pemerintah.

Perkuat Pertahanan Udara Indonesia

Pesawat tempur KAAN merupakan jet tempur generasi kelima yang dirancang dengan teknologi canggih, termasuk kemampuan stealth dan sistem avionik modern.

Jika terealisasi, pembelian ini akan menjadi salah satu langkah besar dalam modernisasi kekuatan udara Indonesia di tengah dinamika geopolitik global. (*)


Poin Utama Berita

  • Kemenhan akui telah teken kontrak awal pembelian jet tempur KAAN
  • Skema pembelian menggunakan pinjaman luar negeri (PLN)
  • Isu pembelian 48 unit dengan nilai hingga Rp251 triliun
  • Pengiriman pesawat disebut mulai tahun 2032
  • Kemenhan belum ungkap detail jumlah dan anggaran resmi
  • Langkah ini bagian dari modernisasi alutsista TNI