Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Kerugian Banjir Bandang Situbondo Tembus Rp10 Miliar, Pendataan Masih Berjalan

17
×

Kerugian Banjir Bandang Situbondo Tembus Rp10 Miliar, Pendataan Masih Berjalan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SITUBONDO | Sentrapos.co.id — Kerugian sementara akibat bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Situbondo ditaksir mencapai lebih dari Rp10 miliar. Nilai tersebut berasal dari kerusakan fasilitas umum dan infrastruktur, namun masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan yang terus berlangsung.

Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Timbul Surjanto, mengatakan bahwa hingga kini pihaknya belum menetapkan angka kerugian secara final.

“Hitungan pastinya memang belum final. Namun, sementara ini kerugian ditaksir di kisaran Rp10 miliar,” ujar Timbul Surjanto kepada wartawan, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, kerugian tersebut meliputi kerusakan jalan, jembatan, fasilitas pendidikan, serta rumah warga yang terdampak banjir bandang di sejumlah kecamatan.

Sebagai langkah penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Situbondo telah melakukan normalisasi sungai serta membangun jembatan darurat untuk membuka kembali akses transportasi warga.

“Normalisasi sungai sudah dilakukan, dan jembatan darurat juga telah dibangun agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan,” terangnya.

Timbul menambahkan, proses pendataan kerusakan dan distribusi bantuan masih terus dilakukan. Untuk memastikan pemerataan bantuan, Pemkab Situbondo meminta pemerintah desa aktif menyampaikan data wilayah yang belum tersentuh bantuan.

“Kami membutuhkan masukan dari pemerintah desa, terutama terkait wilayah yang belum menerima bantuan, baik sembako maupun kebutuhan dasar lainnya,” imbuhnya.

Selain itu, dapur umum dan posko kesehatan hingga saat ini masih terus beroperasi guna melayani warga terdampak banjir.

“Dapur umum masih berjalan dan dievaluasi setiap tiga hari. Hari ini merupakan perpanjangan yang ketiga,” pungkas Timbul.

Seperti diberitakan sebelumnya, banjir bandang melanda lima kecamatan di Situbondo pada Rabu (21/1/2026). Wilayah terdampak terparah berada di Kecamatan Banyuglugur dan Kecamatan Besuki.

Di Kecamatan Besuki, tercatat 5.414 rumah terdampak, dengan rincian Desa Pesisir sebanyak 2.822 rumah, Desa Kalimas 238 rumah, Desa Demung 44 rumah, Desa Besuki 2.306 rumah, dan Desa Bloro 4 rumah.

Selain merendam ribuan rumah, banjir bandang juga menyebabkan sejumlah jembatan putus total, sehingga ribuan warga sempat terisolasi karena jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung antarwilayah. *

Example 300250