JAWA TENGAH | Sentrapos.co.id — Ketua Puan Maharani menyoroti banjir besar yang melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dan menelan korban jiwa seorang anak berusia 8 tahun. Ia meminta pemerintah segera menindaklanjuti banjir berulang yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
“Banjir di Demak ini sudah sering terjadi, dan menjadi catatan kita bersama. Tentunya menjadi keprihatinan bagi DPR karena banjir kali ini menyebabkan adanya korban jiwa, dan dukacita mendalam kami sampaikan kepada pihak keluarga,” ujar Puan, Senin (6/4).
Banjir terjadi akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang pada Jumat (3/4), merendam permukiman, fasilitas umum, dan lahan pertanian. Tanggul yang jebol memiliki panjang 30 meter, 10 meter, dan 15 meter di beberapa titik.
BPBD Demak mencatat delapan desa di empat kecamatan terdampak, dengan 2.839 warga terpaksa mengungsi. Puan menekankan pentingnya penyaluran bantuan, termasuk untuk warga yang tetap tinggal di rumah dan mereka yang mengalami kerusakan berat pada rumahnya.
“Penting agar instansi terkait segera memberi penanganan kesehatan bagi warga korban banjir yang membutuhkan. Lakukan jemput bola dengan memeriksa kondisi di setiap wilayah maupun pengungsian,” tegas Puan.
Selain rumah, fasilitas pendidikan, fasilitas ibadah, dan 671 hektare lahan persawahan juga terdampak. Puan menekankan bahwa banjir akibat jebolnya tanggul menunjukkan lemahnya mitigasi bencana di daerah rawan.
“Masyarakat perlu mendapat penjelasan apakah titik tanggul yang jebol sudah masuk dalam peta kerentanan prioritas, bagaimana evaluasi teknis dilakukan, dan mengapa wilayah yang sering menghadapi tekanan serupa masih mengalami kerusakan,” sambungnya.
Ketua DPR menambahkan, selain banjir, fenomena El Nino diprediksi mengancam sejumlah wilayah Indonesia pada Juni–Agustus 2026, yang dapat memicu kekeringan dan menurunkan curah hujan, terutama berdampak pada petani kecil dan rumah tangga berpenghasilan rendah.
“Pemerintah harus menyiapkan sistem antisipasi efektif untuk memastikan dampak El Nino ekstrem tidak banyak mempengaruhi kesejahteraan rakyat,” pungkas Puan. (*)
Poin Utama Berita
- Ketua DPR Puan Maharani soroti banjir besar Demak, satu anak berusia 8 tahun meninggal dunia
- Banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang, merendam rumah, fasilitas, dan 671 hektare sawah
- 2.839 warga mengungsi, pemerintah diminta segera salurkan bantuan dan tangani kesehatan warga
- Puan tekankan mitigasi bencana harus prioritas, bukan hanya perbaikan pascakerusakan
- Fenomena El Nino diprediksi mengancam pertanian dan masyarakat berpendapatan rendah pada Juni–Agustus 2026
- Perlunya sistem proteksi nasional untuk wilayah rawan bencana dan antisipasi dampak El Nino

















