Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPENDIDIKAN & KESEHATANPERISTIWA

Khofifah Resmikan Gedung Gus Dur 7 Lantai di RSU Muslimat Ponorogo, Dorong Layanan Kesehatan Naik Kelas

23
×

Khofifah Resmikan Gedung Gus Dur 7 Lantai di RSU Muslimat Ponorogo, Dorong Layanan Kesehatan Naik Kelas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PONOROGO | Sentrapos.co.id — Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Gedung KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di RSU Muslimat Ponorogo, Sabtu (4/4/2026). Peresmian ini menjadi tonggak penguatan layanan kesehatan berbasis keumatan sekaligus modernisasi fasilitas rumah sakit di daerah.

Gedung baru setinggi tujuh lantai tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan, baik dari sisi fasilitas, teknologi medis, hingga kenyamanan pasien.

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Rais ‘Aam PBNU Miftachul Akhyar, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi. Kehadiran mereka menjadi simbol sinergi dalam mendorong transformasi layanan kesehatan berbasis masyarakat.

Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa pembangunan gedung ini bukan sekadar penambahan infrastruktur, melainkan bagian dari peningkatan kualitas layanan kesehatan yang lebih profesional dan humanis.

“Ini bukan hanya pembangunan gedung, tapi penguatan layanan kesehatan agar semakin profesional, inklusif, dan berpihak pada kemanusiaan,” tegas Khofifah.

Spirit Gus Dur Jadi Landasan Pelayanan

Nama Gedung KH Abdurrahman Wahid atau Abdurrahman Wahid dipilih sebagai simbol nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan keberpihakan kepada kelompok rentan.

Khofifah menekankan bahwa nilai-nilai tersebut harus menjadi ruh dalam setiap pelayanan kesehatan di RSU Muslimat Ponorogo.

“Semangat Gus Dur harus hadir dalam setiap layanan. Semua pasien harus dilayani tanpa membedakan latar belakang,” ujarnya.

Target Jadi Rujukan dan Center of Excellence

Lebih lanjut, Khofifah menyebut pengembangan RSU Muslimat Ponorogo merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan daerah agar mampu bersaing dan menjadi rujukan.

Rumah sakit ini didorong menjadi center of excellence, khususnya dalam layanan ibu dan anak, termasuk pengembangan layanan infertilitas.

“Kalau kolaborasi terus dijaga, RSU Muslimat Ponorogo bisa menjadi rujukan unggulan di Jawa Timur,” ungkapnya.

Dukungan Nasional dan Peran Perempuan

Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi menilai keberadaan gedung baru ini juga memperkuat peran perempuan dalam sektor sosial dan kesehatan.

“Ini sejalan dengan penguatan SDM dan kesetaraan gender, termasuk peningkatan peran perempuan dalam pelayanan publik,” jelasnya.

Selain peresmian gedung, sejumlah bantuan juga disalurkan, di antaranya ambulans dari Bank Mega Syariah dan LAZISNU Ponorogo, kursi tunggu pasien dari Bank Jatim, serta bibit tanaman dari Dinas Kehutanan Jawa Timur.

Peresmian ini juga menjadi bagian dari momentum 40 tahun pengabdian RSU Muslimat Ponorogo dalam melayani masyarakat. Pada kesempatan yang sama, Khofifah turut meresmikan kantor PC Muslimat NU Ponorogo. (*)


Poin Utama Berita

  • Khofifah resmikan Gedung Gus Dur 7 lantai di RSU Muslimat Ponorogo
  • Fasilitas baru dorong modernisasi layanan kesehatan daerah
  • Dihadiri tokoh nasional: Mensos, Menteri PPPA, dan Rais Aam PBNU
  • Nilai kemanusiaan Gus Dur jadi dasar pelayanan kesehatan
  • RSU Muslimat ditargetkan jadi rujukan dan center of excellence
  • Fokus pengembangan layanan ibu dan anak serta infertilitas
  • Momentum 40 tahun pengabdian RSU Muslimat Ponorogo