KKP Tetapkan Situbondo sebagai Proyek Percontohan Zona Budidaya Lobster Nasional 2026 - Sentra Pos

KKP Tetapkan Situbondo sebagai Proyek Percontohan Zona Budidaya Lobster Nasional 2026

SITUBONDO | Sentrapos.co.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menetapkan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menjadi lokasi proyek percontohan zona budidaya lobster nasional mulai tahun 2026.
Rencana zona budidaya lobster menggunakan keramba jaring apung (KJA) ini, yakni di perairan laut kawasan objek wisata Kampung Kerapu, Dusun Gundil Desa Klatakan Kecamatan Kendit.
"Tadi saya sudah diskusi dengan Pak Dirjen Budidaya dan kami juga meminta dukungan Pak Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Ibu Wakil Bupati Ulfiyah," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono usai meninjau budidaya ikan kerapu di Situbondo, Selasa.
Setelah meninjau kondisi laut di kawasan objek wisata Kampung Kerapu itu, dia menilai sangat ideal dijadikan zona budidaya lobster.
Menurut Menteri Sakti, di proyek percontohan budidaya lobster di Situbondo direncanakan dibangun sebanyak sekitar 20 ribu keramba jaring apung, dan luasannya sekitar 100 hektare.
"Lautnya di sini ini sangat bagus dan ideal untuk budidaya lobster, bahkan lebih bagus dari Vietnam," ujar dia.
Rencana pilot project zona budidaya lobster nasional di Situbondo, lanjut Menteri Sakti, seiring dengan raibnya benih lobster di Indonesia.
"Sejak lama alam kita ini memproduksi benih lobster yang begitu melimpah, tapi itu raib entah ke mana, dan yang pasti ada negara lain, dan mereka budidaya sangat kuat, tapi mereka sebenarnya tidak punya benihnya," kata dia.
Sementara itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengaku siap mendukung rencana zona budidaya lobster nasional tersebut yang nilai investasinya sekitar Rp2 triliun.
"Tentunya ini juga dikerjasamakan dengan pemerintah daerah, dan diperkirakan menyerap sekitar 600 orang pekerja dari Situbondo," katanya.
Bupati Rio menambahkan, dengan ditetapkannya Situbondo menjadi zona budidaya lobster nasional, nantinya ditargetkan pula menjadi sentra lobster terbesar di Indonesia, sehingga mampu bersaing dengan negara produsen lobster di kawasan Asia Tenggara.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *