Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Korpri Lamongan Salurkan 5 Ton Beras untuk Korban Banjir Bengawan Jero di Kecamatan Deket

25
×

Korpri Lamongan Salurkan 5 Ton Beras untuk Korban Banjir Bengawan Jero di Kecamatan Deket

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LAMONGAN | Sentrapos.co.idKorps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Lamongan menyalurkan lima ton beras kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi akibat luapan Bengawan Jero di Kecamatan Deket, Senin (19/1/2026). Penyerahan bantuan dipusatkan di Pendopo Kecamatan Deket sebagai bagian dari upaya percepatan layanan logistik bagi masyarakat terdampak banjir.

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan pengabdian Korpri dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi bencana.

“Hari ini Korpri Kabupaten Lamongan menyalurkan lima ton beras sebagai bantuan logistik untuk wilayah Deket yang terdampak luapan Bengawan Jero,” ujar Wakil Bupati yang akrab disapa Mas Dirham.

Langkah Jangka Pendek hingga Jangka Panjang

Mas Dirham menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menyiapkan strategi penanganan bencana hidrometeorologi secara berkelanjutan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Untuk penanganan jangka pendek, Pemkab Lamongan telah memperpanjang jam operasional pompa air di Pintu Kuro sejak 27 Desember 2025, mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WIB. Selain itu, dilakukan operasi modifikasi cuaca guna meminimalisir intensitas hujan yang berpotensi memperparah luapan air.

Sementara itu, solusi jangka panjang difokuskan pada penyusunan Kajian Risiko Bencana (KRB) sebagai dasar kebijakan penanggulangan banjir dan bencana hidrometeorologi lainnya.

KRB merupakan dokumen kajian sistematis yang mengidentifikasi dan menganalisis potensi risiko bencana dengan mempertimbangkan aspek ancaman, kerentanan, serta kapasitas wilayah. Hasil kajian ini akan dituangkan dalam dokumen dan peta risiko yang menjadi pedoman pembangunan aman dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menguatkan komitmen dalam penanganan bencana hidrometeorologi, khususnya banjir, melalui langkah nyata jangka pendek hingga jangka panjang,” tegas Mas Dirham.

Lima Desa Terdampak, Distribusi Logistik Terkoordinasi

Camat Deket Suwanto Sastrodiharjo melaporkan, terdapat lima desa di wilayah Kecamatan Deket yang terdampak luapan Bengawan Jero. Salah satu yang terparah adalah Desa Laladan, dengan ketinggian air mencapai 45 sentimeter.

Suwanto memastikan ketersediaan bantuan logistik dan nonlogistik mencukupi berkat sinergi berbagai pihak, mulai dari Pemkab Lamongan, Kodim 0812 Lamongan, kepolisian, hingga mahasiswa.

“Distribusi bantuan kami fokuskan langsung ke masing-masing desa terdampak agar data penerima akurat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, para kepala desa terdampak juga menyampaikan aspirasi terkait penanganan banjir. Seluruh masukan akan dihimpun dan ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya perbaikan sistem mitigasi bencana di Kabupaten Lamongan. (*)

Example 300250