JAKARTA | Sentrapos.co.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan proses penghitungan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB masih terus berjalan. Audit tersebut dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan disebut berlangsung tanpa kendala berarti.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik terus berkoordinasi secara intensif dengan auditor BPK untuk memastikan proses penghitungan kerugian negara berjalan optimal.
“Penghitungan kerugian keuangan negara dalam kasus BJB oleh BPK masih terus berproses secara positif. Penyidik juga terus berkoordinasi dengan auditor BPK,” kata Budi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (7/3/2026).
Penyidikan Masih Berjalan
Selain proses audit kerugian negara, KPK juga masih melanjutkan penyidikan perkara dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB.
Penyidik terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi guna memperjelas konstruksi perkara serta mendalami peran masing-masing pihak yang diduga terlibat.
Proses pemeriksaan tersebut juga dilakukan untuk menelusuri aliran dana dalam kasus dugaan korupsi tersebut.
Indikasi Aliran Dana ke Klaster Lain
Budi mengungkapkan bahwa penyidik menemukan indikasi aliran dana yang mengarah ke klaster lain dalam pengembangan perkara.
Namun hingga saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan keterkaitan aliran dana tersebut dengan perkara utama.
“Penyidik masih terus melakukan pemeriksaan saksi untuk melihat kemungkinan aliran uang yang masuk ke klaster berikutnya,” ujarnya.




















