Kunjungan Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim Diprediksi Terus Meningkat di 2026, Siswa TK Jadi Pembuka Awal Tahun - Sentra Pos

Kunjungan Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim Diprediksi Terus Meningkat di 2026, Siswa TK Jadi Pembuka Awal Tahun

SIDOARJO | Sentrapos.co.id – Lonjakan kunjungan ke BPBD Jawa Timur pada 2025 tampaknya berlanjut di awal tahun 2026. Pekan pertama Januari ini, Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim telah menerima kunjungan perdana dari siswa TK Dharma Wanita Persatuan (DWP) Desa Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (7/1/2026).

Sebanyak 32 siswa TK A dan TK B, didampingi tiga guru, mengikuti pembelajaran kebencanaan terpadu yang dirancang khusus untuk anak usia dini. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengenalan mitigasi bencana sejak dini melalui metode edukatif dan interaktif.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pengenalan berbagai jenis bencana, peralatan, serta logistik kebencanaan di Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina). Mereka juga diajak merasakan langsung simulasi gempa bumi melalui simulator gempa yang menjadi salah satu wahana unggulan Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim.

Selain itu, rangkaian edukasi dilanjutkan dengan kunjungan ke Pojok Baca Tangguh DWP BPBD Jatim dan Mini Zoo BPBD Jatim, yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar menyenangkan sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan bencana.

Guru pendamping TK DWP Desa Waru, Suwarti, mengaku sangat mengapresiasi pembelajaran kebencanaan yang diberikan oleh tim BPBD Jatim.

“Kami sangat senang karena anak-anak bisa mengenal langsung kejadian bencana dan merasakan simulasi gempa. Ini pengalaman berharga bagi mereka. Terima kasih kepada BPBD Jatim yang selalu menerima kunjungan kami. Dan kunjungan ini bukan yang pertama bagi TK DWP Desa Waru,” ujarnya.

Sementara itu, mewakili Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim, Deni Kiki Melia Tamara, menyambut baik kunjungan perdana siswa TK pada awal tahun ini.

“Anak-anak merupakan kelompok rentan saat terjadi bencana, sehingga perlu mendapatkan pengenalan dan pelatihan kebencanaan sejak dini,” kata Deni dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).

Ia menegaskan, BPBD Jatim akan terus melakukan pembenahan dan inovasi agar materi pembelajaran kebencanaan semakin mudah dipahami dan diingat oleh anak-anak.

“Kami berupaya agar setiap kunjungan edukasi di sini memberikan kesan mendalam, sehingga anak-anak mampu mengenali berbagai jenis bencana dan memahami cara bersikap saat terjadi bencana,” tambahnya.

Berdasarkan data rencana kunjungan BPBD Jatim, sepanjang Januari 2026 tercatat sebanyak 12 lembaga dengan total 534 peserta telah terjadwal mengikuti pembelajaran kebencanaan di Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim. Jumlah tersebut berpotensi terus bertambah seiring masih masuknya permohonan kunjungan dari berbagai lembaga pendidikan dan komunitas.

Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim pun kian mengukuhkan perannya sebagai pusat wisata edukasi kebencanaan yang strategis dalam membangun budaya sadar bencana di Jawa Timur.