Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Lamongan Jadi Pelopor Nasional! 60 Mobil Operasional Koperasi Desa Disalurkan, Ekonomi Desa Dipacu Lebih Cepat

60
×

Lamongan Jadi Pelopor Nasional! 60 Mobil Operasional Koperasi Desa Disalurkan, Ekonomi Desa Dipacu Lebih Cepat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LAMONGAN | Sentrapos.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali mencatat terobosan nasional dalam penguatan ekonomi desa. Sebanyak puluhan kendaraan operasional untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai didistribusikan guna mempercepat pergerakan ekonomi berbasis desa.

Sebanyak 20 unit mobil pikap bak terbuka merek Mahindra dari PT Agrinas Pangan Nusantara diserahkan lebih awal kepada pengurus KDKMP dalam seremoni di Alun-alun Lamongan. Penyaluran ini menjadikan Lamongan sebagai daerah pertama di Indonesia yang menerima dukungan kendaraan operasional khusus untuk koperasi desa.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menegaskan pentingnya pemanfaatan bantuan tersebut secara optimal oleh seluruh pengurus koperasi dan pemerintah desa.

“Kita semua harus menyambut baik fasilitas yang telah diberikan oleh pemerintah. Mohon dijaga dan dimanfaatkan dengan baik,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Program ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan Pemkab Lamongan dalam memperkuat sektor ekonomi desa. Sebelumnya, bantuan kendaraan roda tiga dan truk juga telah disalurkan untuk mendukung operasional koperasi.

Distribusi kendaraan dilakukan secara bertahap hingga total mencapai 60 unit mobil operasional. Dalam waktu dekat, tambahan 40 unit mobil pikap Mahindra 4×4 (double gardan) juga akan didistribusikan ke desa-desa.

Komandan Kodim 0812/Lamongan, Deni Suryo Anggo Digdo, menyebut keberhasilan Lamongan menjadi daerah pertama tidak lepas dari progres pembangunan koperasi yang dinilai unggul secara nasional.

“Kami bersama Pemkab Lamongan dan Forkopimda melaksanakan program ini secara maksimal. Setiap hari perkembangan koperasi kami laporkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kendaraan operasional ini akan menjadi elemen penting dalam mendukung aktivitas distribusi hasil pertanian, logistik, hingga kebutuhan pokok masyarakat desa.

“Armada ini langsung kami salurkan ke desa yang KDKMP-nya sudah siap 100 persen, agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Dengan total 60 unit kendaraan operasional yang disiapkan, KDKMP di Lamongan diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Tak hanya memperlancar distribusi hasil bumi, keberadaan armada ini juga diyakini akan mempercepat pemerataan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Langkah progresif ini sekaligus menegaskan posisi Lamongan sebagai daerah percontohan nasional dalam pengembangan koperasi modern berbasis desa. (*)

Example 300250