Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINAL

Lapas Bojonegoro Gelar Razia Gabungan Jelang Ramadhan, Pastikan WBP Beribadah Aman dan Tertib

25
×

Lapas Bojonegoro Gelar Razia Gabungan Jelang Ramadhan, Pastikan WBP Beribadah Aman dan Tertib

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BOJONEGORO | Sentrapos.co.idLapas Kelas IIA Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar razia hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai langkah antisipatif menjaga keamanan dan ketertiban menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Kepala Lapas Kelas IIA Bojonegoro, Hari Winarca, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari akselerasi program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas).

“Razia hunian WBP ini untuk memastikan situasi di dalam Lapas tetap aman dan kondusif menjelang bulan Ramadhan. Diharapkan warga binaan yang beragama Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan tertib dan tenang,” ujar Hari, Rabu.


Libatkan Polres, Kodim dan Brimob

Razia insidentil tersebut dilakukan secara gabungan dan melibatkan unsur:

  • Polres Bojonegoro

  • Kodim 0813 Bojonegoro

  • Brimob Bojonegoro

Keterlibatan aparat gabungan ini bertujuan untuk deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di dalam lingkungan Lapas.

Hari menekankan bahwa pelaksanaan razia dilakukan secara humanis, profesional, dan sesuai standar operasional prosedur (SOP).


Sejumlah Barang Terlarang Diamankan

Dalam penyisiran kamar hunian WBP, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam blok tahanan, di antaranya:

  • Paku dan kawat besi

  • Pencabut rambut

  • Sendok berbahan stainless

  • Alat pencukur rambut

  • Gunting kuku

  • Korek api gas

  • Kartu remi

  • Batu baterai

Seluruh barang temuan tersebut telah diinventarisir dan diamankan untuk kemudian dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.


Komitmen Ciptakan Lapas Kondusif

Pihak Lapas menegaskan, razia rutin dan insidentil merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya selama bulan Ramadhan, agar proses pembinaan berjalan optimal dan warga binaan dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.

Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh WBP. (*)

Example 300250