SIDOARJO | Sentrapos.co.id — Pasca ledakan di PT Great Wall Steel (GWS), Desa Janti, Kecamatan Waru, Bupati Sidoarjo Subandi memastikan penanganan korban dan perlindungan tenaga kerja berjalan maksimal. Insiden tersebut terjadi pada Senin (6/4/2026) dan menyisakan dampak signifikan bagi pekerja maupun warga sekitar.
Dalam kunjungannya ke lokasi pada Kamis (9/4/2026), Subandi mengungkap kronologi kejadian yang dipicu oleh ledakan tabung saat proses produksi.
“Kejadian itu ada tabung diblender, kemudian meledak. Korban meninggal akibat terkena puing-puing,” ujar Subandi.
Perlindungan Pekerja Dipastikan Aktif
Subandi menegaskan, perlindungan tenaga kerja menjadi prioritas utama. Berdasarkan data di lapangan, lebih dari 600 pekerja di perusahaan tersebut telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Alhamdulillah, pegawainya sudah ikut BPJS Ketenagakerjaan. Yang sakit sudah diurus, BPJS sudah bekerja, dan perusahaan juga memberikan santunan,” jelasnya.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan hak-hak pekerja tetap terlindungi, terutama dalam situasi darurat seperti kecelakaan kerja.
Dampak Meluas ke Permukiman Warga
Selain menimbulkan korban di lingkungan pabrik, ledakan juga berdampak pada permukiman warga sekitar. Sedikitnya 11 rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat puing-puing yang terpental keluar area pabrik.
“Ada sekitar 11 rumah yang terdampak akibat puing-puing ledakan,” ungkap Subandi.
Perusahaan Diminta Tanggung Jawab
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan bahwa seluruh dampak kerusakan, baik terhadap pekerja maupun warga, telah ditangani dan diakomodasi oleh pihak perusahaan.
“Ini sudah diakomodir oleh perusahaan. Kejadian ini murni musibah,” tegasnya.
Instruksi Tegas untuk Perusahaan
Subandi juga menginstruksikan Dinas Tenaga Kerja agar memastikan seluruh perusahaan di Sidoarjo mematuhi kewajiban mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan.
“Semua tenaga kerja harus ikut BPJS Ketenagakerjaan. Perusahaan wajib bertanggung jawab terhadap pekerjanya,” tandasnya.
Ia menambahkan, bagi masyarakat kurang mampu, pemerintah telah menyediakan perlindungan melalui program Universal Health Coverage (UHC).
Komitmen Pemulihan dan Evaluasi
Pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan serta evaluasi untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Keselamatan kerja dan perlindungan sosial menjadi fokus utama pasca insiden ini. (*Detik.com)
Poin Utama Berita
- Ledakan terjadi di PT Great Wall Steel, Waru, Sidoarjo
- Bupati Subandi pastikan penanganan korban berjalan
- Lebih dari 600 pekerja terdaftar BPJS Ketenagakerjaan
- Korban luka ditangani, santunan dari perusahaan diberikan
- Sebanyak 11 rumah warga rusak akibat puing ledakan
- Pemkab minta perusahaan bertanggung jawab penuh
- Instruksi tegas: seluruh pekerja wajib terdaftar BPJS
- Pemerintah lakukan evaluasi keselamatan kerja

















