MAGETAN | Sentrapos.co.id — Petugas gabungan dari BPBD Magetan dan Polres Magetan mengevakuasi tujuh unit sepeda motor milik wisatawan yang tenggelam ke Telaga Sarangan, Jawa Timur, akibat longsor talud dan jalan lingkar telaga di kawasan wisata tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Magetan Cahaya Wijaya mengatakan, longsor terjadi secara tiba-tiba dan sempat menyeret delapan sepeda motor serta tiga wisatawan.
“Dari delapan motor tersebut, satu unit tersangkut di area tebing dan sudah berhasil diangkat. Sementara tujuh unit lainnya tercebur ke telaga,” ujar Cahaya, Sabtu.
Wisatawan Selamat, Kendaraan Dievakuasi Tim Gabungan
Tiga wisatawan yang sempat terseret material longsor berhasil diselamatkan dan segera diamankan ke pos polisi terdekat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Proses evakuasi dilakukan oleh tim terpadu yang melibatkan BPBD Magetan, lifeguard Dinas Pariwisata Kabupaten Magetan, personel Polsek Plaosan, Polres Magetan, BBWS Bengawan Solo, relawan, serta warga sekitar.
Menurut Cahaya, titik longsor berada di sisi selatan jalan lingkar Telaga Sarangan, dengan dimensi longsoran mencapai panjang sekitar 70 meter, lebar 2 meter, dan tinggi sekitar 9 meter.
Proses Evakuasi Berlangsung Berjam-jam
Motor-motor yang tenggelam merupakan milik wisatawan yang diparkir di dekat lokasi longsor. Proses evakuasi berlangsung selama beberapa jam karena kedalaman telaga mencapai 6–7 meter.
“Pukul 16.25 WIB seluruh kendaraan berhasil diangkat, dan pada 16.53 WIB sudah diserahkan kembali kepada pemilik. Operasi pencarian dinyatakan selesai,” jelas Cahaya.
Sementara itu, Wakapolres Magetan Dodik Wibowo merinci kendaraan yang dievakuasi terdiri dari:
-
1 unit Yamaha NMax dan 3 unit RX King (rombongan Boyolali)
-
1 unit Honda Beat (rombongan Yogyakarta)
-
1 unit Honda Grand (rombongan Surabaya)
-
1 unit Honda Grand (rombongan Jepara)
Antisipasi Keselamatan Pengunjung
BPBD Magetan mencatat, longsor skala kecil telah beberapa kali terjadi di kawasan Telaga Sarangan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut diduga dipicu cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan yang melemahkan struktur tanah.
Sebagai langkah pencegahan, BPBD Magetan akan menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Pariwisata, TNI, dan Polri untuk membahas peningkatan keselamatan pengunjung di kawasan wisata Sarangan.
Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat, serta mematuhi rambu dan arahan petugas demi keselamatan bersama. (*)




















